Beijing (ANTARA) - Presiden China Xi Jinping melakukan pertemuan virtual dengan Presiden Rusia Vladimir Putin pada Rabu (4/2) untuk menegaskan komitmen kedua negara untuk menjaga hubungan bilateral berada di jalur yang tepat.
Dalam pernyataan tertulis dari Kementerian Luar Negeri China, Xi mengatakan kedua negara sepakat "memperkuat kerja sama praktis, memperdalam koordinasi strategis, serta menjalankan tanggung jawab sebagai negara besar" di tengah meningkatnya ketegangan global.
Xi menekankan China dan Rusia, sebagai anggota tetap Dewan Keamanan PBB, berkewajiban menjaga sistem internasional yang berpusat pada PBB, menegakkan hukum internasional, dan mempertahankan stabilitas strategis global.
Ia juga menyatakan hubungan ekonomi dan perdagangan bilateral terus menunjukkan momentum positif, disertai penguatan kerja sama budaya dan koordinasi multilateral di berbagai forum internasional.
Sementara itu, Putin mengatakan hubungan Rusia–China akan terus berkembang dengan vitalitas tinggi, ditopang oleh kerja sama di bidang perdagangan, energi, ilmu pengetahuan dan teknologi, serta pertanian.
Ia juga mengatakan bahwa pembebasan visa secara timbal balik telah mempermudah perjalanan masyarakat kedua negara.
Putin menegaskan Rusia siap meningkatkan koordinasi strategis dengan China dalam forum multilateral seperti PBB, Organisasi Kerja Sama Shanghai (SCO), dan BRICS, guna merespons dinamika internasional yang semakin kompleks.
Kedua pemimpin juga bertukar pandangan mengenai isu-isu internasional dan regional yang menjadi kepentingan bersama.
Baca juga: China-Rusia tegaskan kedekatan untuk hadapi tantangan keamanan
Baca juga: Trump: Denmark tak bisa lindungi Greenland dari ancaman China, Rusia
Pewarta: Desca Lidya Natalia
Editor: Anton Santoso
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

7 hours ago
1







































