Macan tutul yang berkeliaran di pemukiman warga dan pasar di Kampung Maruyung, Kecamatan Pacet, Kabupaten Bandung berhasil dievakuasi, Kamis (5/2/2026).
REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG - Sebanyak tiga orang warga Kampung Maruyung, Kecamatan Pacet, Kabupaten Bandung menjadi korban gigitan macan tutul yang masuk ke permukiman warga dan Pasar Maruyung, Kamis (5/2/2026) pagi. Mereka mengalami luka di bagian lengan kanan sehingga harus mendapatkan beberapa jahitan di Puskesmas Pacet.
Kabid Humas Polda Jawa Barat Kombes Hendra Rochmawan mengatakan, terdapat seekor macan tutul yang berkeliaran di pemukiman warga di Kampung Maruyung, Kecamatan Pacet, Kabupaten Bandung, Kamis (5/2/2026). Setelah mendapatkan informasi itu, ia mengatakan petugas dari polsek, Satpol PP, dinas pemadam kebakaran mendatangi lokasi untuk dilakukan sterilisasi.
"Keberadaan macan tutul tersudut dan terjepit di pagar besi selanjutnya ditangkap sekitar pukul 10.30 WIB menggunakan jaring dan diikat," ucap dia, Kamis (5/2/2026).
Ia mengatakan, macan tutul yang diamankan dibawa dan ditempatkan di ruangan tahanan Polsek Pacet yang kosong sambil menunggu Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Jabar. Selanjutnya diserahkan dalam kondisi hidup.
Hendra mengatakan, macan tutul yang berkeliaran memiliki panjang 3 meter dan berat 50 kilogram. Sebanyak tiga orang warga menjadi korban gigitan macan tutul. Mereka mengalami luka di bagian lengan kanan sehingga harus dijahit.
"Ketiga korban telah dilakukan tindakan pengobatan luka di Puskesmas Pacet dan sudah diperbolehkan pulang ke rumah masing-masing," kata dia.
Ia mengatakan, penyidik masih melakukan penyelidikan terhadap penyebab macan tutul berkeliaran di pemukiman.
Sebelumnya, rekaman video yang memperlihatkan macan tutul berkeliaran di pemukiman warga di Pacet, Kabupaten Bandung viral di media sosial.

1 hour ago
2







































