Moms, apakah Anda tinggal di Jakarta dan belum pernah melakukan skrining kanker serviks? Jika ya, segeralah datang ke puskesmas! Sebab puskesmas di Jakarta saat ini sudah dapat melayani pemeriksaan skrining kanker serviks.
Dokter Spesialis Onkologi Radiasi RSUD Pasar Minggu, dr. Ade Margaretha L. T., Sp.Onk.Rad, MARS mengungkapkan bahwa seluruh Puskesmas di DKI Jakarta bisa melayani pemeriksaan kanker leher rahim (serviks) dengan metode IVA dan DNA HPV.
"Untuk kanker serviks dengan IVA test, sekarang sudah ada di Puskesmas seluruh DKI. Kemudian HPV DNA juga bisa (di Puskesmas)," ujar Ade dikutip dari Antara, Kamis (5/2).
Metode DNA HPV merupakan pemeriksaan untuk mendeteksi infeksi virus Human Papillomavirus (HPV) pada leher rahim. Sedangkan IVA adalah pemeriksaan gabungan antara HPV DNA test dan Inspeksi visual dengan asam asetat (IVA test) untuk mendeteksi kanker serviks atau leher rahim.
Ade mengajak masyarakat untuk memanfaatkan layanan pemeriksaan kanker leher rahim di puskesmas atau juga bisa berbarengan dengan Pemeriksaan Kesehatan Gratis (CKG).
Kanker serviks menjadi salah satu jenis kanker yang paling banyak dialami masyarakat di Indonesia, setelah kanker payudara dan kanker paru, merujuk Survei Kesehatan Indonesia (SKI) tahun 2023.
"Survei Kesehatan Indonesia pada tahun 2023 menyebutkan kurang lebih satu penduduk yang terkena kanker dari seribu penduduk. Dari provinsi yang ada, itu DKI termasuk yang juga relatif tinggi," kata Ade.
Adapun secara global, kanker merupakan salah satu penyebab kematian tertinggi di dunia. Ini seiring dengan populasi yang semakin menua, ditambah gaya hidup yang semakin berubah.
Data Globocan pada tahun 2022 menunjukkan, terdapat 200 ribu kasus kematian karena kanker. Kemudian juga ada sekitar 400 ribu kasus baru kanker setiap tahunnya di Indonesia.
Secara umum, penyebab kanker bersifat multifaktor termasuk genetik dan gaya hidup. Faktor genetik menyumbang kurang lebih 10-20 persen, sementara sisanya gaya hidup seperti merokok, konsumsi minuman beralkohol dan lainnya.

1 hour ago
2







































