Kementrans Valuasi Lahan Transmigrasi Senilai Rp3,1 Triliun dan Siap Optimalkan 500 Ribu Hektare Ase

1 hour ago 1
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online

Menteri Transmigrasi M Iftitah Sulaiman Suryanagara.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Menteri Transmigrasi (Mentrans) M. Iftitah Sulaiman Suryanagara menegaskan bahwa melalui program unggulan Trans Tuntas, lahan transmigrasi yang sebelumnya dianggap tidak bernilai kini memiliki kepastian hukum dan nilai ekonomi yang signifikan. Langkah ini merupakan bagian dari penataan aset negara yang transparan dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.

Dalam Town Hall Meeting di Gedung Kemenko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Jakarta, Kamis, Mentrans mengungkapkan bahwa dari total 3,1 juta hektare Hak Pengelolaan Lahan (HPL) transmigrasi, sebanyak 300 ribu hektare telah berhasil diinventarisasi.

"Dari jumlah tersebut, sekitar 22 ribu hektare telah divaluasi oleh Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Kementerian Keuangan dengan taksiran nilai mencapai Rp3,1 triliun. Masih ada potensi lebih dari 500.000 hektare lagi yang akan kami valuasi bersama DJKN ke depannya," ujar Iftitah.

Mentrans menggarisbawahi bahwa proses valuasi ini bukan bertujuan untuk menjual atau mengalihkan aset negara. Sebaliknya, angka tersebut menjadi dasar perencanaan dan optimalisasi pemanfaatan lahan secara sah agar dapat memberikan kontribusi ekonomi nyata bagi negara dan para transmigran.

Solusi Tuntas Konflik Lahan dan Kawasan Hutan

Program Trans Tuntas juga hadir sebagai solusi konkret atas masalah tumpang tindih lahan yang selama ini menghambat kepastian hak masyarakat. Mentrans mengidentifikasi dua persoalan utama:

Lahan bersertifikat (SHM) milik transmigran yang kemudian diklaim sebagai kawasan hutan (seperti kasus di Luwu Timur). Lahan hutan yang sudah mendapat izin pelepasan namun proses administrasinya belum dinyatakan tuntas (seperti kasus di Natuna).

"Kami berkomitmen menyelesaikan tumpang tindih ini secara cepat dan responsif. Trans Tuntas memastikan setiap jengkal lahan transmigrasi memiliki status hukum yang jelas sehingga tidak ada lagi masyarakat yang dirugikan oleh birokrasi masa lalu," pungkasnya.

sumber : Antara

Read Entire Article