Sebanyak 52 Desa Masih Terendam Banjir, Pemkab Pati Perpanjang Tanggap Darurat Bencana

1 week ago 10
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online

REPUBLIKA.CO.ID, PATI -- Masa tanggap darurat bencana akibat banjir yang melanda Kabupaten Pati, Jawa Tengah, diperpanjang selama 14 hari, dimulai pada 24 Januari hingga 6 Februari 2026. Hal itu karena masih terdapat 52 desa di tujuh kecamatan yang terendam banjir.

Kepala Pelaksana Harian BPBD Kabupaten Pati, Martinus Budi Prasetya, mengungkapkan, Pemkab Pati sebelumnya telah menetapkan masa tanggap darurat bencana yang berlangsung pada 9-23 Januari 2026. Karena banjir belum surut, Plt Bupati Pati memutuskan memperpanjang masa tanggap darurat selama dua pekan hingga 6 Februari 2026.

"Dasar pertimbangan Pak Bupati adalah bahwa pada sampai akhir tanggal 23 Januari ternyata masih banyak desa dan kecamatan yang perlu diatensi lebih terkait dengan musibah bencana banjir ini, tersebar di 52 desa dan tujuh kecamatan," ungkap Martinus ketika dihubungi Republika, Senin (26/1/2026).

Dia menerangkan, perpanjangan masa tanggap darurat diperlukan agar para organisasi perangkat daerah (OPD) lebih fokus dalam menangani banjir di Pati. "Terutama dalam hal pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat yang terkena banjir," ujarnya.

Martinus mengatakan, enam kecamatan yang terdampak banjir Pati berada di tepi aliran Sungai Juwana, yakni Kecamatan Sukolilo, Kayen, Gabus, Pati, Jakenan, dan Juwana. "Sementara satu kecamatan di utara yang masih terdampak itu di Dukuhseti," ujarnya.

Dia mengungkapkan, sebanyak 17.544 keluarga terdampak banjir di Pati. Kendati demikian, sebagian besar dari mereka lebih memilih bertahan di rumahnya masing-masing dibandingkan mengungsi. Menurut Martinus, hanya terdapat dua posko pengungsian untuk warga, yakni di Desa Doropayung dan Desa Bumirejo di Kecamatan Juwana.

Martinus menyebut, saat ini banjir berangsur surut. "Kalau di daerah permukiman hampir habis airnya. Kalaupun masih ada genangan, tingginya sekitar 10-20 sentimeter. Tapi kalau di areal persawahan masih tinggi airnya," ujarnya.

Menurut Martinus, selain faktor curah hujan, lamanya banjir di wilayah Pati turut dipengaruhi aliran air sungai dari daerah hulu. "Banjir di Pati ini tidak hanya dipengaruhi hujan yang turun dari Pati, tapi juga yang turun di daerah Muria Timur maupun yang ada di Kendeng. Kalau di sana curah hujannya masih tinggi, tetap akan berpengaruh ke wilayah Pati karena akan menyebabkan muka air Sungai Juwana tinggi," ucapnya.

Martinus mengatakan, saat ini pasokan bantuan untuk kebutuhan dasar warga terus didistribusikan. Hal itu menjadi fokus penanganan Pemkab Pati. Pemerintah pusat, melalui BNPB, Kementerian Sosial, Bulog, dan Badan Pangan Nasional, turut mengirimkan bantuan untuk warga.

Read Entire Article