PM Inggris: Mantan dubes Mandelson bohong soal hubungan dengan Epstein

8 hours ago 1
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online

Moskow (ANTARA) - Perdana Menteri (PM) Inggris Keir Starmer pada Rabu (4/2) mengatakan mantan Duta Besar Inggris untuk Amerika Serikat Peter Mandelson telah membohongi pemerintah terkait hubungannya dengan pemodal AS dan pelaku kejahatan seksual terpidana, Jeffrey Epstein.

Starmer mengatakan bahwa pemeriksaan pra-penunjukan Mandelson telah mengungkap keterkaitannya dengan Epstein.

Starmer menunjuk Mandelson sebagai duta besar pada Februari 2025. Namun, pada September tahun yang sama, Mandelson diberhentikan dari jabatannya karena keterkaitannya dengan Epstein. Pada Minggu, Mandelson mengumumkan pengunduran dirinya dari Partai Buruh.

"Ya, benar. Itulah sebabnya ia dicecar berbagai pertanyaan. Saya bermaksud mengungkapkan kepada Majelis [Rendah] ini seluruh dampak terhadap keamanan nasional dan hubungan internasional," kata Starmer.

Sang PM mengatakan hal itu di depan Majelis Rendah Inggris (DPR) saat ditanya pemimpin Partai Konservatif Kemi Badenoch apakah pemeriksaan keamanan telah mengungkap hubungan Mandelson dengan Epstein sebelum ia ditunjuk.

Menurut Starmer, Mandelson "sepenuhnya menyalahartikan tingkat hubungannya dengan Epstein" dan berbohong sepanjang proses verifikasi.

"Ia berbohong berulang kali kepada tim saya ketika ditanya tentang hubungannya dengan Epstein, sebelum dan selama masa jabatannya sebagai duta besar. Saya menyesal telah menunjuknya. Jika saat itu saya tahu apa yang saya ketahui sekarang, ia tak akan pernah berada di lingkaran pemerintahan," kata Starmer.

Baca juga: Jutaan dokumen Epstein diungkap, Jaksa: Kami tidak lindungi siapa pun

Starmer menambahkan pemerintah tengah menyusun undang-undang untuk mencabut gelar kebangsawanan Mandelson dan Raja Charles III juga telah menyetujui pencopotan Mandelson dari Dewan Penasihat Kerajaan Inggris.

Menurut sang PM, skandal tersebut akan mendorong pembentukan undang-undang yang lebih luas untuk mencabut gelar dari bangsawan yang tersandung aib.

Mandelson untuk sementara masih mempertahankan gelar Lord karena aturan Dewan Bangsawan mengharuskan adanya undang-undang parlemen untuk mencabutnya.

Hal itu dikonfirmasi pada November 2025 saat upaya pencabutan gelar terhadap saudara Raja Charles III, Andrew Mountbatten-Windsor, terkait hubungannya dengan Epstein. Undang-undang Halsbury’s Laws of England menegaskan bahwa Raja Inggris pun bahkan tidak memiliki kewenangan tersebut.

Pada 30 Januari, Wakil Jaksa Agung AS Todd Blanche mengumumkan rampungnya publikasi dokumen terkait kasus Epstein. Dengan pengungkapan terbaru tersebut, total volume data yang dirilis melampaui 3,5 juta berkas.

Baca juga: Pasangan Clinton setuju bersaksi di DPR AS atas penyelidikan Epstein

Dokumen juga mencatat Mandelson menerima dana sebesar 75.000 dolar AS (sekitar Rp1,3 miliar saat ini) dari Epstein pada periode 2003–2004.

Harian The Sun melaporkan pada September 2025 bahwa Mandelson pada 2008 pernah meyakinkan Epstein bahwa "teman-temanmu tetap bersamamu dan mencintaimu" ketika pemodal AS itu terjerat kasus yang menuduhnya telah memaksa seorang gadis di bawah umur melakukan prostitusi.

Tak lama sebelum Epstein dijatuhi hukuman 18 bulan penjara melalui kesepakatan pengakuan bersalah, Mandelson dilaporkan mendesaknya untuk "berjuang" agar dibebaskan lebih cepat.

Dalam sejumlah surat, mantan duta besar itu juga menyatakan kemarahannya atas persidangan Epstein di Amerika Serikat dan mendorong sang pemodal untuk menyikapinya secara "filosofis."

Epstein ditemukan tewas bunuh diri di penjara New York pada 10 Agustus 2019.

Sumber: Sputnik/RIA Novosti

Baca juga: Inggris selidiki mantan Dubes untuk AS terkait dokumen Jeffrey Epstein
Baca juga: Hakim AS batalkan sidang demi lindungi identitas korban Epstein

Bill dan Hillary Clinton sepakat bersaksi dalam kasus Jeffrey Epstein

Penerjemah: Katriana
Editor: Anton Santoso
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article