REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Wakil Sekretaris Jenderal Persaudaraan Alumni (PA) 212, Habib Novel Chaidar Hasan atau Novel Bamukmin memenuhi panggilan Polda Metro Jaya terkait pelaporan terhadap komika Pandji Pragiwaksono yang dinilai menyinggung agama dalam acaranya bertajuk "Mens Rea".
"Jangan pernah sekali-kali untuk menyinggung SARA, apalagi agama, semuanya rangkaian-rangkaian sholat yang disinggung oleh Pandji. Silahkan mau berekspresi apapun, mau kritik pemerintah silahkan," katanya saat ditemui di Polda Metro Jaya, Senin.
Novel menyebutkan pelaporan tersebut bertujuan agar Indonesia tidak dibuat gaduh, karena Indonesia ini negara berke-Tuhanan Yang Maha Esa. "Itu harus dijunjung tinggi nilai-nilai agama. Nilai-nilai ketuhanan harus dijunjung tinggi. Bukan untuk dibuat main-main," katanya.
Novel juga menyebutkan ada sejumlah alasan dasar pelaporan tersebut. Di antaranya pernyataan Pandji soal memilih pemimpin berdasarkan ibadah.
"Ada orang memilih pemimpin berdasarkan ibadahnya, gua mau milih sholatnya enggak pernah bolong, gua milih pemimpin yang sholatnya enggak pernah bolong, seakan-akan kalau sholatnya ga pernah bolong berarti orang baik, emang iya? orang rajin!," kata Novel yang mengutip pernyataan Pandji.
sumber : Antara

1 week ago
31







































