Jaksa Cecar Saksi soal Kenaikan Harta Nadiem: Ada Lonjakan Rp 5 T

1 week ago 11
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online
Sidang kasus dugaan korupsi pengadaan Chromebook di Pengadilan Tipikor Jakarta, Selasa (27/1/2026). Foto: Jonathan Devin/kumparan

Head Of Tax Goto Group, Ali Mardi, dicecar jaksa penuntut umum (JPU) soal kenaikan harta kekayaan eks Mendikbudristek Nadiem Makarim. Pasalnya, jaksa menemukan ada lonjakan harta Nadiem sebesar Rp 5 triliun.

Hal tersebut terjadi saat Ali dihadirkan sebagai saksi dalam sidang kasus dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook pada Kemendikbudristek di Pengadilan Tipikor Jakarta, Selasa (27/1).

Duduk sebagai terdakwa dalam sidang itu, yakni Sri Wahyuningsih selaku Direktur Sekolah Dasar Ditjen Paudasmen 2020-2021; Mulyatsyah selaku Direktur SMP Ditjen Paudasmen; dan Ibrahim Arief selaku tenaga konsultan Kemendikbudristek.

Jaksa mulanya memaparkan soal adanya peningkatan saham Nadiem sebesar Rp 15 miliar saat GoTo mulai melantai di bursa efek alias IPO. Peningkatan terjadi pada 2022-2023.

"Lalu kita kaitkan dengan, coba lihat LHKPN Nadiem. Ada LHKPN itu peningkatan dia itu sekitar Rp 5 triliun lebih, Pak. Jenisnya surat berharga, yang kita yakini adalah itu adalah dari sahamnya AKAB, saham GoTo," ungkap jaksa.

Terdakwa kasus dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook Nadiem Makarim berjalan meninggalkan ruangan usai mengikuti sidang lanjutan dengan agenda tanggapan JPU atas eksepsi terdakwa di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Kamis (8/1). Foto: Indrianto Eko Suwarso/ANTARA FOTO

Jaksa lalu menggali pengetahuan Ali soal kaitan adanya kenaikan harta Nadiem dengan peningkatan nilai saham tersebut. Namun, Ali mengaku tak tahu.

"Saya tidak tahu mengenai transaksi ini, Pak," jawab Ali.

"Enggak, pertanyaan saya tercatat nggak? Karena sebagai Head of Tax itu tugas Saudara bukan hanya mencatat sebagai ini, juga mencatat terkait dengan pemegang saham pajak," cecar jaksa.

"Secara pajak, tidak ada catatan," ucap Ali.

Jaksa menambahkan, nilai saham Nadiem juga meningkat pada tahun 2022. Namun peningkatan itu juga tak dicantumkan dalam catatan keuangan GoTo.

"Kenapa saya tanyakan gitu? Karena ini transaksinya tertutup. Saya tanya sama saudara, saudara tahu tidak nilai investasi ke PT AKAB itu totalnya adalah Rp 207 triliun," cecar jaksa.

"Saya tidak tahu totalnya berapa, pak. Yang pasti pada saat IPO, itu segala perpajakan yang dilakukan, di founder tax kami bayarkan," timpal Ali.

Jaksa menyebut, ekosistem terkait pencatatan keuangan ini yang kemudian dibawa Nadiem ke Kemendikbudristek.

"Saudara (sebagai) pencatat saham, pemotong pajak di perusahaan GoTo yang mana Nadiem sebagai saham pendiri. Saudara tidak mencatat ada kenaikan harta, kenaikan saham Nadiem dari Rp 500 juta menjadi Rp 4 triliun lebih, Rp 5 triliun lebih. Saudara nggak catat," ujar jaksa.

"Harus mencatat Pak, karena negara mewajibkan 0,5 persen saham pendiri itu harus dicatat. Setiap transaksi itu harus tercatat, seperti itu," sambung dia.

Terdakwa kasus dugaan korupsi dalam digitalisasi pendidikan pengadaan laptop Chromebook Nadiem Makarim menyapa kerabatnya usai mengikuti sidang lanjutan dengan agenda tanggapan JPU atas eksepsi terdakwa di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Kamis (8/1). Foto: Indrianto Eko Suwarso/ANTARA FOTO

Kasus ini turut menjerat mantan Mendikbudristek Nadiem Makarim sebagai terdakwa. Dia disidang secara terpisah.