Defisit APBN 2025 Capai Rp 695 Triliun, Menkeu Tegaskan Peran Shock Absorber

1 week ago 26
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Pemerintah melaporkan realisasi pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun Anggaran 2025 mencatatkan defisit sebesar Rp 695,1 triliun. Angka tersebut setara dengan 2,92 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB), mendekati batas psikologis defisit fiskal 3 persen.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan pelebaran defisit tersebut merupakan konsekuensi dari peran APBN sebagai pereda guncangan (shock absorber) di tengah gejolak ekonomi global dan penurunan harga komoditas.

“APBN bekerja keras dalam meredam guncangan melalui belanja yang efektif. Hingga akhir triwulan IV 2025, realisasi belanja negara mencapai Rp 3.451,4 triliun atau 95,3 persen dari pagu APBN,” ujar Purbaya dalam konferensi pers Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) I Tahun 2026 di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Selasa (27/1/2026) sore.

Dari sisi pendapatan, realisasi pendapatan negara tercatat sebesar Rp 2.756,3 triliun atau 91,7 persen dari target. Purbaya mengakui terdapat tantangan signifikan pada sektor perpajakan. Penerimaan pajak terealisasi sebesar Rp 2.217,9 triliun atau 89 persen dari target, tertekan oleh penurunan harga komoditas global serta tingginya restitusi pajak untuk menjaga likuiditas dunia usaha.

Di tengah tekanan penerimaan pajak, kinerja positif justru ditunjukkan oleh Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP). Realisasi PNBP mencapai Rp 534,1 triliun atau 104 persen dari target APBN.

“Capaian PNBP ini tetap melampaui target meskipun terdapat pengalihan setoran dividen BUMN ke Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara. Hal ini didukung oleh peningkatan layanan dan inovasi di kementerian dan lembaga,” jelas Purbaya.

Untuk menutup defisit tersebut, pemerintah melakukan pembiayaan anggaran sebesar Rp 744,0 triliun. Purbaya memastikan strategi pembiayaan ditempuh secara hati-hati (prudent), termasuk dengan memanfaatkan Saldo Anggaran Lebih (SAL) sebesar Rp 85,6 triliun guna menekan kebutuhan penerbitan utang baru.

Kepercayaan pasar terhadap pengelolaan fiskal Indonesia dinilai terus membaik. Hal ini tercermin dari penurunan imbal hasil (yield) Surat Berharga Negara (SBN) tenor 10 tahun yang melandai ke level 6,41 persen pada akhir 2025, turun signifikan dibandingkan posisi akhir 2024 yang sempat berada di atas 7 persen.

“Penurunan yield ini mencerminkan kepercayaan investor terhadap instrumen pemerintah dengan tata kelola fiskal yang prudent,” ujarnya.

Read Entire Article