Lebih dari 1.000 rumah dibangun di tiga provinsi terdampak bencana dalam sebulan.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA, – Lebih dari 1.000 unit rumah telah dibangun di provinsi Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat dalam waktu satu bulan, menurut Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya. Pembangunan ini merupakan bagian dari 15.000 unit rumah yang sedang dibangun melalui proyek Danantara.
"Dalam waktu satu bulan setelah bencana, pemerintah bergerak cepat untuk menyelesaikan lebih dari 1.000 unit rumah di tiga provinsi, bersamaan dengan pembangunan rumah lainnya dan perbaikan fasilitas publik," kata Teddy di Jakarta, Jumat.
Pada 1 Januari, Presiden Prabowo Subianto memantau 600 dari 15.000 unit rumah yang dibangun oleh Danantara dan mengadakan rapat koordinasi di Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh. Rumah-rumah ini dilengkapi dengan akses internet gratis, air bersih, listrik, tempat ibadah, fasilitas bermain anak, dan akses ke jalan utama.
Pembangunan Cepat dan Terencana
Teddy menjelaskan bahwa di lokasi seluas 5,5 hektar, 2.500 unit rumah sedang dibangun dengan menggunakan lahan milik BUMN. Sementara itu, pemerintah daerah juga berkoordinasi untuk mendaftar dan mengatur penduduk yang akan menempati perumahan tersebut.
"Di seluruh kompleks, perumahan permanen juga telah dibangun di atas lahan seluas 3,5 hektar. Pemerintah membangun perumahan layak dengan cepat, dan kemudian pemerintah daerah akan mendaftar serta mengatur penduduk yang akan tinggal di sana," tambahnya.
Sebelumnya, Teddy menjelaskan bahwa pembangunan perumahan dilakukan untuk memenuhi beberapa kriteria, yaitu tidak berada di area rawan bencana, serta dekat dengan rumah yang ada, jalan utama, fasilitas umum, dan tempat kerja.
Konten ini diolah dengan bantuan AI.
sumber : antara

7 hours ago
1






































