Ketika Pendidikan Menjadi Hak Global, Bukan Sekadar Privilege

3 hours ago 2
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online

Image Nur Faika

Eduaksi | 2026-01-23 15:48:08

Pendidikan sering disebut sebagai kunci kemajuan dan fondasi masa depan. Namun dalam realitas global, pendidikan belum sepenuhnya menjadi hak yang setara bagi semua orang. Di banyak tempat, khususnya di pelosok akses terhadap pendidikan berkualitas masih bergantung pada kondisi ekonomi, wilayah, dan latar belakang sosial. Akibatnya, pendidikan kerap berubah dari hak universal menjadi privilege bagi kelompok tertentu.

Ketimpangan pendidikan terlihat jelas antara negara maju dan negara berkembang, serta antara wilayah perkotaan dan pedesaan. Sebagian anak menikmati fasilitas belajar yang memadai, kecanggihan teknologi, dan pendidik berkualitas, sementara sebagian lainnya kesulitan mengakses sekolah dasar. Kondisi ini menunjukkan bahwa sistem pendidikan global belum sepenuhnya menjamin keadilan sosial.Secara normatif, pendidikan telah diakui sebagai hak asasi manusia. Namun pengakuan tersebut sering terhenti pada sekedar wacana.

Dalam praktiknya, berbagai hambatan seperti kemiskinan, konflik, kebijakan yang tidak inklusif, dan ketimpangan infrastruktur membuat hak atas pendidikan sulit diwujudkan secara merata. Pendidikan akhirnya lebih ditentukan oleh kesempatan, bukan oleh potensi.Di era globalisasi, pendidikan juga menjadi bagian dari kompetisi internasional. Akses terhadap institusi pendidikan unggulan dan program internasional lebih mudah diraih oleh mereka yang memiliki modal ekonomi dan sosial yang lebih memadai.

Sementara kelompok kurang beruntung kerap tertinggal, bukan karena kurang kemampuan, melainkan karena keterbatasan akses pendidikan.Perkembangan teknologi digital sebenarnya membuka peluang pemerataan pendidikan melalui pembelajaran daring dan sumber pengetahuan terbuka. Namun tanpa dukungan infrastruktur dan literasi digital yang memadai, teknologi justru berpotensi melahirkan ketimpangan baru. Oleh karena itu, pemanfaatan teknologi harus diiringi kebijakan yang adil dan inklusif.

Menjadikan pendidikan sebagai hak global berarti menempatkannya sebagai tanggung jawab bersama bukan hanya personal. Pendidikan tidak boleh diperlakukan sebagai simbol status, melainkan sebagai sarana pembebasan dan pembangunan manusia. Ketika pendidikan benar-benar dapat diakses secara setara, ia menjadi jalan menuju keadilan sosial dan masa depan global yang lebih cerah.

Disclaimer

Retizen adalah Blog Republika Netizen untuk menyampaikan gagasan, informasi, dan pemikiran terkait berbagai hal. Semua pengisi Blog Retizen atau Retizener bertanggung jawab penuh atas isi, foto, gambar, video, dan grafik yang dibuat dan dipublished di Blog Retizen. Retizener dalam menulis konten harus memenuhi kaidah dan hukum yang berlaku (UU Pers, UU ITE, dan KUHP). Konten yang ditulis juga harus memenuhi prinsip Jurnalistik meliputi faktual, valid, verifikasi, cek dan ricek serta kredibel.

Terpopuler di

Read Entire Article