Mengenal Ptosis, kondisi mata telihat "ngantuk" menurut medis 

13 hours ago 1
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online

Jakarta (ANTARA) - Pernahkah merasa kurang percaya diri karena salah satu atau kedua mata sayu atau terlihat “ngantuk” sepanjang hari?

Jika dikompres air dingin dan istirahat cukup tidak mengubah kondisi mata, Anda perlu mengenal kondisi medis yang disebut dengan ptosis.

Apa itu ptosis?

Melansir berbagai sumber kesehatan, ptosis atau blefaroptosis adalah kondisi medis di mana kelopak mata bagian atas merosot atau turun dari posisi normalnya.

Kondisi ini bisa terjadi pada salah satu mata ataupun kedua mata sekaligus. Meski tidak menimbulkan rasa sakit, kondisi ini tetap perlu diwaspadai karena dapat menjadi indikasi gangguan serius pada saraf, otak, ataupun rongga mata, terutama jika muncul secara tiba-tiba.

Berdasarkan jarak penurunan kelopak mata dari posisi normal, ptosis ini dikategorikan menjadi tiga:

  • Ringan (±2 mm): Pupil tertutup sedikit dan biasanya belum mengganggu penglihatan secara signifikan.
  • Sedang (3–4 mm): Sebagian pupil tertutup sehingga mulai menghalangi pandangan.
  • Berat (>4 mm): Kelopak menutupi hampir seluruh pupil. Pada tahap ini, penderita sering mendongakkan dagu atau mengangkat alis demi bisa melihat dengan jelas.

Di samping hal tersebut, kondisi ini bisa terjadi sejak lahir (kongenital) maupun berkembang seiring bertambahnya usia akibat melemahnya otot levator (pengangkat kelopak mata).

Selain faktor penuaan, American Academy of Ophthalmology (AAO) juga mencatat bahwa ptosis juga dapat dipicu oleh kerusakan saraf yang mengendalikan otot mata atau adanya kelebihan kulit pada kelopak.

Penyebab Ptosis

Penyebab ptosis dapat dikelompokkan menjadi beberapa faktor, yakni:

1. Faktor penuaan (involusional): Penyebab paling umum di mana tendon otot levator meregang secara alami seiring bertambahnya usia, membuat kelopak mata merosot.

2. Faktor bawaan (kongenital): Bayi yang lahir dengan perkembangan otot levator yang tidak sempurna. Jika tidak ditangani, kondisi ini berisiko menyebabkan mata malas (amblyopia) pada anak.

3. Kondisi medis dan penyakit:

  • Gangguan neurologis: Stroke, tumor otak, aneurisma, myasthenia gravis, dan sindrom Horner yang merusak jalur saraf ke mata.
  • Penyakit istemik: Diabetes dan distrofi otot.
  • Masalah lokal: Infeksi, tumor di rongga mata, atau pembengkakan seperti bintitan (timbilan).

4. Trauma dan efek samping medis:

  • Cedera langsung pada area mata atau saraf.
  • Komplikasi pasca-operasi mata, seperti katarak atau lasik akibat otot yang tertarik.
  • Efek samping penyuntikan Botox di area sekitar mata.

5. Gaya hidup: Penggunaan lensa kontak dalam jangka waktu yang sangat lama juga dapat meregangkan jaringan kelopak mata, sehingga menyebabkan ptosis.

Cara pengobatan Ptosis

Tujuan utama perawatan ptosis adalah memperbaiki fungsi penglihatan dan estetika wajah itu sendiri. Langkah pengobatan bergantung pada penyebab, usia pasien, ataupun tingkat keparahan kondisi tersebut.

1. Proses diagnosis

Dokter mata akan melakukan evaluasi riwayat kesehatan dan pemeriksaan fisik untuk menentukan penyebabnya. Jika ptosis dipicu oleh penyakit sistemik (seperti gangguan saraf atau myasthenia gravis), maka dokter akan memberikan pengobatan medis sesuai penyakit dasarnya atau merujuk pasien ke dokter spesialis terkait.

2. Tindakan bedah (operasi)

Operasi menjadi solusi utama jika ptosis sudah menghalangi pandangan atau demi alasan kecantikan. Prosedur ini biasanya dilakukan dengan bius lokal melalui dua teknik:

  • Sayatan kulit luar: Dokter mencari otot pengangkat kelopak mata melalui lipatan kulit, lalu mengencangkannya dengan jahitan.
  • Teknik tanpa sayatan luar: Pengencangan otot dilakukan dengan membalik kelopak mata dan mengerjakannya dari bagian bawah, sehingga tidak ada bekas luka di kulit.

3. Penanganan pada anak-anak

Pada kasus bawaan (kongenital), operasi sering kali harus dilakukan sedini mungkin. Hal ini penting untuk mencegah komplikasi permanen seperti mata malas (amblyopia) atau mata juling yang dapat memperburuk penglihatan di masa pertumbuhan sang anak.

4. Alternatif non-bedah

Bagi pasien yang tidak bisa menjalani operasi atau yang kondisi ptosis bersifat sementara, penggunaan kacamata khusus dengan penyangga (ptosis crutch) juga dapat menjadi solusi untuk menahan kelopak mata tetap terbuka.

Baca juga: Riasan mata bisa jadi penyebab tersembunyi masalah kesehatan mata

Baca juga: Masalah mata kering bisa dipicu hormon selama menopause

Baca juga: Masalah mata kering dengan autoimun rentan dialami usia muda

Pewarta: Putri Atika Chairulia
Editor: Alviansyah Pasaribu
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article