Jakarta (ANTARA) - Berbelanja online sudah semakin mudah dan diminati banyak orang, salah satunya melalui Shopee. Aplikasi yang menawarkan kemudahan dan pilihan produk yang beragam.
Namun, tidak semua transaksi berjalan sesuai harapan. Dalam praktiknya, pengajuan retur barang menjadi hal yang cukup sering terjadi karena berbagai alasan tertentu.
Mulai dari kondisi barang yang tidak sesuai hingga kendala pengiriman, setiap pembeli perlu memahami penyebab umum terjadinya retur agar dapat mengambil langkah yang tepat.
Oleh karena itu, mengetahui alasan retur barang di Shopee yang paling sering terjadi menjadi penting sebagai panduan berbelanja yang lebih aman, cermat, dan nyaman kapan saja.
Alasan retur barang di Shopee yang paling sering terjadi
Pembeli dapat mengajukan Pengembalian Barang atau Dana di Shopee dengan beberapa alasan berikut:
1. Pesanan diterima namun bermasalah
• Barang yang diterima tidak lengkap atau jumlahnya tidak sesuai dengan pesanan.
• Produk yang dikirim tidak sesuai, seperti perbedaan ukuran, warna, atau variasi.
• Produk diterima dalam keadaan hancur sehingga tidak dapat digunakan.
• Barang yang diterima tidak sesuai dengan deskripsi atau foto pada halaman penjualan.
• Produk yang diterima diduga merupakan barang palsu.
• Pembeli ingin mengembalikan barang dalam kondisi awal sesuai ketentuan yang berlaku.
• Barang diterima dalam kondisi rusak.
• Produk mengalami lecet atau goresan meskipun kemasan luar masih utuh.
• Barang berbentuk cairan diterima dalam kondisi bocor atau tumpah tanpa kerusakan pada kemasan luar.
2. Pesanan tidak diterima sebagian atau seluruhnya
• Sebagian barang tidak diterima meskipun pesanan dinyatakan telah dikirim.
• Seluruh pesanan tidak sampai ke alamat pembeli hingga batas waktu pengiriman.
Dengan memahami alasan retur yang paling sering terjadi, pembeli diharapkan dapat lebih cermat dalam berbelanja serta mengetahui langkah yang tepat jika menghadapi kendala pada pesanan.
Selain itu, pemahaman terhadap prosedur dan ketentuan retur juga membantu mempercepat proses penyelesaian masalah antara pembeli dan penjual. Dengan mengikuti aturan yang ditetapkan, pengajuan pengembalian dapat diproses dengan lebih lancar, transparan, dan memberikan rasa aman bagi kedua belah pihak.
Baca juga: Jangan anggap sepele, ini dampak telat bayar Shopee PayLater
Baca juga: Panduan Shopee PayLater: tips aman, cara aktifkan hingga bayar tagihan
Baca juga: Syarat dan cara retur barang di Shopee agar tidak ditolak penjual
Pewarta: Sean Anggiatheda Sitorus
Editor: Alviansyah Pasaribu
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

1 day ago
6






































