Jakarta (ANTARA) - Jali merupakan salah satu jenis tanaman dari famili Poaceae yang termasuk dalam kelompok serealia atau biji-bijian. Tanaman ini berasal dari wilayah Asia Timur hingga kawasan Malaya, kemudian menyebar dan dibudidayakan di berbagai belahan dunia.
Walaupun namanya terdengar kurang familiar dan jarang dibahas, biji jali sebenarnya telah lama dimanfaatkan, terutama di Tiongkok, sebagai bagian dari pengobatan tradisional.
Biji jali memiliki bentuk bulat kecil dengan tekstur cukup keras. Di balik tampilannya yang sederhana, biji ini menyimpan beragam kandungan gizi yang bermanfaat untuk menunjang kesehatan tubuh.
Lalu, apa saja kandungan nutrisi serta manfaat biji jali bagi kesehatan? Berikut beberapa khasiat yang bisa diperoleh dari mengonsumsi biji jali.
Kandungan gizi biji jali
Nutrisi yang terdapat pada gizi jali sangatlah beragam. Dengan kaya akan nutrisi baik yang dapat berguna untuk kesehatan tubuh. Berikut ini terdapat beberapa kandungan gizi dalam biji jali, diantaranya:
• 324 kalori
• 11 miligram zat besi
• 176 miligram fosfor
• 213 miligram kalsiuk
• 3 gram serat
• 4 gram lemak
• 11 gram protein
• 23 gram air
• 61 gram karbohidrat
• Vitamin B1, B2 dan B3
Manfaat biji jali bagi kesehatan tubuh
1. Membantu mengatasi sembelit
Kandungan serat dalam biji jali berperan penting dalam menjaga kesehatan sistem pencernaan. Serat tersebut membantu melunakkan tekstur feses sehingga lebih mudah dikeluarkan. Dengan begitu, proses buang air besar menjadi lebih lancar dan risiko sembelit dapat berkurang.
2. Mengembalikan energi tubuh
Biji jali dikenal mampu membantu memulihkan energi yang menurun. Kandungan karbohidrat di dalamnya akan diubah menjadi glukosa, kemudian diserap oleh darah dan sel tubuh untuk diolah menjadi sumber energi yang dibutuhkan dalam aktivitas sehari-hari.
3. Membantu menurunkan tekanan darah
Serat larut pada biji jali dapat membantu mengikat lemak yang menumpuk di dalam tubuh. Selain itu, kandungan proteinnya juga berperan dalam menekan kadar kolesterol jahat. Kombinasi kedua zat tersebut mendukung proses pencernaan yang lebih sehat dan berdampak baik bagi tekanan darah.
4. Mendukung program penurunan berat badan
Memiliki berat badan ideal merupakan keinginan banyak orang. Biji jali bisa menjadi salah satu pilihan makanan karena kandungan serat larutnya mampu memberikan rasa kenyang lebih lama, sehingga membantu mengontrol asupan makanan.
5. Membantu pemulihan penderita penyakit celiac
Penyakit celiac terjadi akibat reaksi berlebihan tubuh terhadap gluten. Konsumsi biji jali dapat membantu menyehatkan saluran pencernaan karena mengandung serat larut dan protein berkualitas. Kandungan tersebut berperan dalam memperbaiki kondisi usus, sehingga penyerapan nutrisi dari makanan lain dapat berjalan lebih optimal.
6. Menurunkan risiko diabetes
Biji jali memiliki indeks glikemik yang tergolong rendah, sehingga tidak menyebabkan lonjakan gula darah secara drastis. Kandungan serat serta polisakarida nonpati di dalamnya membantu menjaga kestabilan kadar gula darah dan berperan dalam pencegahan diabetes.
7. Membantu meredakan peradangan
Mengonsumsi biji jali secara rutin dapat membantu mengurangi peradangan dalam tubuh. Kandungan antioksidan fenolik berfungsi melawan radikal bebas yang berpotensi memicu berbagai penyakit, seperti gangguan jantung, stroke, hingga kanker. Oleh karena itu, biji jali sering dianggap sebagai bahan pangan penting dalam upaya meredakan peradangan.
Baca juga: 8 manfaat biji pala untuk kesehatan dan cara aman mengonsumsinya
Baca juga: Cara konsumsi dan 7 manfaat biji mahoni untuk kesehatan
Baca juga: Alasan daun jambu biji efektif obati diare dan cara mengonsumsinya
Pewarta: Sean Anggiatheda Sitorus
Editor: Alviansyah Pasaribu
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

2 days ago
7



































