Jakarta (ANTARA) - Pernah mencoba lipstik teman saat makeup bareng atau meminjam maskara karena milikmu tertinggal? Berbagi barang dengan teman dekat memang sering dianggap wajar, termasuk soal makeup. Padahal, kebiasaan ini bisa membawa risiko kesehatan, lho.
Tanpa disadari, produk kosmetik bisa menjadi media perpindahan bakteri, virus, hingga jamur dari satu orang ke orang lain. Dampak yang terjadi bisa beragam, mulai dari jerawat, infeksi mata, sampai luka di area bibir.
Melansir berbagai sumber, termasuk Doctor Leather, berikut beberapa produk makeup yang sebaiknya hanya digunakan pribadi dan tidak untuk dipakai bersama.
1. Maskara, eyeliner, eyeshadow krim, atau produk riasan mata berbentuk cair lainnya
Produk riasan mata cair seperti maskara, eyeliner, dan eyeshadow krim sangat berisiko jika dipakai bergantian. Area mata termasuk bagian tubuh yang paling sensitif dan mudah terinfeksi.
Penggunaan bersama bisa memicu masalah seperti mata merah (konjungtivitis), bintitan, hingga kutil di sekitar mata.
Gejalanya biasanya berupa mata gatal, merah, dan berair yang bisa berlangsung hingga dua minggu. Bahkan, risikonya lebih besar bagi pengguna lensa kontak karena bakteri dapat terperangkap di balik lensa.
Menurut Dr. Jessica Weiser, seorang dermatologis yang dilansir dari Honest Docs, tabung maskara dan eyeliner yang gelap dan lembap adalah tempat ideal bagi bakteri, jamur, dan virus untuk berkembang biak.
Setiap kali aplikator dimasukkan kembali, udara ikut masuk dan membantu mikroorganisme bertahan hidup lebih lama.
Hal serupa juga bisa terjadi saat menggunakan produk tester di toko kosmetik. Jika terpaksa harus berbagi makeup, usahakan untuk menggunakan aplikator sekali pakai dan jangan mencelupkannya kembali ke dalam produk setelah dipakai.
2. Bedak
Meski bedak berbentuk bubuk memiliki risiko bakteri lebih rendah dibanding produk cair, bukan berarti aman digunakan bersama. Bedak tetap bisa terkontaminasi minyak wajah dan bakteri dari kulit orang lain.
Jika digunakan bergantian, bedak dapat memperparah jerawat yang sudah ada atau memicu jerawat baru.
Apabila benar-benar terpaksa, semprotkan cairan sanitasi khusus kosmetik terlebih dahulu dan gunakan kuas atau spons yang benar-benar bersih. Hindari mengusap bedak berulang kali agar tidak terjadi kontaminasi.
3. Produk kosmetik dalam wadah terbuka
Produk seperti krim wajah atau makeup dalam kemasan jar juga rentan terkontaminasi jika dipakai bersama. Sentuhan jari dari banyak orang akan membawa bakteri masuk ke dalam produk dan diaplikasikan ke wajah.
Menurut dr. Engelman, sekitar 60 persen produk yang dioleskan ke kulit bisa terserap ke dalam tubuh. Artinya, jika produk sudah terkontaminasi bakteri, kuman tersebut berpotensi masuk melalui pori-pori dan memicu masalah kulit.
4. Lipstik dan produk bibir lainnya
Lipstik, lip gloss, lip balm, hingga lip tint termasuk produk yang paling berisiko jika digunakan bersama. Bibir sangat rentan karena sering terpapar air liur dan kontak langsung dengan kulit.
Salah satu risiko terbesarnya adalah penularan virus Herpes Simplex, yang bisa menempel di ujung lipstik meski tanpa gejala. Virus ini dapat menetap seumur hidup di dalam tubuh.
Selain itu, virus flu, pilek, dan infeksi lain juga mudah berpindah melalui produk bibir, terutama jika salah satu sedang tidak dalam kondisi sehat.
Produk bibir bertekstur lembap dan lengket juga menjadi tempat favorit bakteri berkembang biak, terutama karena aplikator sering dimasukkan kembali ke dalam tabung.
5. Kuas dan spons makeup
Kuas dan spons makeup juga sebaiknya tidak digunakan secara bergantian. Alat-alat ini bisa menjadi media penularan bakteri, termasuk bakteri stafilokokus yang berisiko menyebabkan infeksi serius jika tidak ditangani.
Alat makeup yang dipakai pada wajah berjerawat atau terluka dapat menyimpan kuman dan menularkannya ke orang lain. Terutama jika jarang dibersihkan, sisa produk, minyak wajah, dan sel kulit mati akan menumpuk dan menjadi sarang bakteri.
Baca juga: Ini efek buruk jika alat makeup tak dibersihkan
Baca juga: Kiat dapatkan riasan wajah a la "igari" dan "Thai"
Baca juga: Kiat memilih perona pipi yang sesuai dengan jenis kulit
Pewarta: Putri Atika Chairulia
Editor: Alviansyah Pasaribu
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

22 hours ago
4




































