Ide kegiatan untuk optimalkan perkembangan balita di masa "golden age"

1 day ago 9
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online

Jakarta (ANTARA) - Melihat anak tumbuh sehat dan berkembang pastinya jadi kebahagiaan bagi orang tua. Namun, di masa balita, tak sedikit orang tua yang masih bingung memilih aktivitas yang tepat untuk mendukung tumbuh kembang anak.

Padahal, aktivitas yang sesuai usia berperan besar dalam mengasah kemampuan motorik, sensorik, dan kognitif anak. Apalagi masa balita dikenal sebagai masa emas (golden age), yaitu periode saat otak anak berkembang sangat cepat dan optimal.

Dirangkum dari laman Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) dan Halodoc, berikut rekomendasi kegiatan untuk balita berdasarkan tahap usianya.

Usia 0–6 Bulan

Di usia ini, pendengaran dan penglihatan bayi berkembang dengan pesat. Mereka mulai tertarik pada suara, warna, dan gerakan di sekitarnya. Di fase ini, aktivitas yang bisa dilakukan yakni:

  1. Stimulasi taktil (sentuhan): Berikan sentuhan lembut secara rutin untuk melatih kepekaan indera peraba.
  2. Stimulasi auditif (suara): Ajak bayi berbicara atau bernyanyi, dan bisa memberikan mainan berbunyi seperti kerincingan. Hal ini efektif melatih pendengaran sekaligus melatih koordinasi tangan saat mereka menggenggamnya.
  3. Eksplorasi visual: Kenalkan mainan dengan warna cerah dan kontras untuk melatih fokus penglihatan.
  4. Bercermin: Ajak bayi bercermin agar ia mengenali wajah, gerakan, dan ekspresi dirinya sendiri.

Usia 7–12 Bulan

Pada fase ini, bayi mulai duduk, merangkak, hingga berdiri. Mereka juga mulai mengenali nama, memahami kata-kata sederhana, menunjuk anggota tubuh, hingga suka mencari benda yang tersembunyi. Aktivitas yang disarankan seperti:

  1. Teether dan alat makan: Untuk menstimulasi pertumbuhan gigi. Selain itu, juga bisa menggunakan cangkir atau mangkuk berisi biskuit untuk melatih koordinasi tangan saat anak belajar mengambil dan menaruh makanan.
  2. Buku cerita bergambar: Membacakan buku bergambar sangat efektif untuk memperkaya kosakata dan membangun kemampuan komunikasi dasar anak sejak dini.
  3. Balok dan kubus warna-warni: Menyusun balok dengan berbagai ukuran dan warna dapat mengasah kreativitas, imajinasi, sekaligus mengenalkan konsep warna pada anak.
  4. Bola plastik: Membantu meningkatkan fleksibilitas gerak, keterampilan motorik, serta koordinasi antara mata dan tangan.
  5. Mainan peran (pretend play): Bermain boneka atau mobil-mobilan plastik bisa memicu daya imajinasi anak melalui permainan pura-pura sederhana.

Usia 1–3 Tahun

Di usia ini, anak mulai aktif berjalan, melompat, dan berbicara lebih lancar. Kemampuan sosialnya pun mulai berkembang. Aktivitas yang bisa dilakukan:

1. Permainan konstruksi (balok kayu, lego duplo, dan set bangunan): Aktivitas menyusun bentuk dan warna ini mengasah kemampuan perencanaan, kreativitas, serta memperkaya kosakata mengenai alat-alat konstruksi.

2. Pengembangan kognitif dan konsentrasi: Bermain puzzle, peg boards, atau permainan mencocokkan bentuk dapat melatih ketelitian, fokus, dan kecerdasan anak dalam memecahkan masalah.

3. Interaksi sosial dan komunikasi: Bermain bersama teman sebaya juga penting untuk membangun kemampuan sosialisasi dan kelancaran berkomunikasi sejak dini.

4. Permainan imajinatif (pretend play): Bermain boneka, stroller, telepon mainan, aksesori kostum, hingga miniatur hewan dan furnitur dapat memicu daya imajinasi melalui peran pura-pura.

5. Eksplorasi kreatif dan sensorik, seperti:

  • Sediakan alat gambar aman (krayon dan pensil warna) dan kertas besar untuk melatih motorik halus.
  • Manfaatkan media pasir dan air untuk memberikan pengalaman sensorik yang menyenangkan.
  • Kenalkan musik, lagu, dan buku cerita bergambar sebagai stimulasi pendengaran dan pengayaan bahasa.

Usia 4–6 Tahun

Anak mulai lebih komunikatif, aktif bertanya, mampu mengikuti aturan dalam bermain dan berinteraksi dengan teman sebaya. Aktivitas yang disarankan untuk mengembangkan kemampuan anak seperti:

1. Literasi dan bahasa: Berikan buku cerita sebagai media untuk mengasah kemampuan berbahasa dan memperluas wawasan anak.

2. Permainan kognitif dan strategi:

  • Puzzle: Berikan puzzle dengan jumlah potongan yang lebih banyak untuk meningkatkan perkembangan kognitif dan ketelitian.
  • Board games: Permainan seperti ular tangga, halma, atau kartu sangat efektif untuk melatih anak memahami aturan khusus dan belajar bersabar menunggu giliran.
  • Mainan berbasis STEM: Gunakan mainan bertema science, technology, engineering, dan mathematics untuk mengasah pemikiran kritis, kreativitas, serta kemampuan pemecahan masalah secara logis.
  • Konstruksi dan imajinasi: Manfaatkan kubus, lego, set transportasi, atau boneka untuk merangsang imajinasi dalam membangun bentuk khusus maupun bermain peran (pretend play).

3. Aktivitas motorik:

  • Motorik halus: Melukis atau mewarnai dengan krayon dan pensil warna menjadi pilihan terbaik untuk melatih koordinasi tangan anak.
  • Motorik kasar (outdoor): Optimalkan kemampuan fisik anak di alam terbuka dengan menggunakan sepeda, bola, atau alat permainan luar ruangan lainnya.

Baca juga: Pengasuh TPA berperan deteksi dini gangguan perkembangan anak

Baca juga: Dokter anak sebut peran ayah komponen penting perkembangan anak

Baca juga: Enam makanan yang dapat mendukung perkembangan otak anak

Pewarta: Putri Atika Chairulia
Editor: Alviansyah Pasaribu
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article