BPBD Banjar catat 67.344 jiwa terdampak banjir genangan air.
REPUBLIKA.CO.ID, BANJAR, – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banjar mencatat sekitar 67.344 jiwa terdampak banjir dan genangan air di wilayah tersebut. Pemantauan dilakukan pada Rabu (31/12) menunjukkan potensi banjir hampir di seluruh Kabupaten Banjar.
Plt Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Banjar, Yayan Daryanto, menyatakan pemantauan terus dilakukan mengingat kondisi cuaca yang memasuki musim hujan. Dari pendataan pada Rabu (31/12) sore, terdapat 14 kecamatan dan 137 desa yang mengalami banjir atau genangan air.
Rumah yang terdampak banjir tercatat sebanyak 27.211 unit, dengan rincian 27.104 rumah terendam. Sebanyak 37.440 kepala keluarga dan total 67.344 jiwa mengalami dampak langsung. Di antara korban terdapat 124 ibu hamil, 307 bayi, 780 balita, 1.121 anak-anak, 2.525 orang dewasa, 1.669 lansia, dan 124 penyandang disabilitas.
Yayan menambahkan, daerah yang terdampak telah disiapkan tempat pengungsian yang aman. Aula Dinas Pendidikan Banjar menampung 93 jiwa, Kodim 1006 Banjar 76 jiwa, dan aula Kantor Desa Pingaran Ulu 109 jiwa.
BPBD Banjar bekerja sama dengan pemerintah daerah dan instansi terkait untuk mengatasi bencana ini. Pemantauan ketinggian air dilakukan melalui Sensor Early Warning System di Desa Rantau Nangka dan Desa Sungai Arfat. Koordinasi dengan TNI, Polri, TRC BPBD, PMI, dan relawan terus dilakukan, termasuk distribusi logistik dan air bersih.
Evakuasi dan bantuan bagi korban banjir juga dilakukan dengan bantuan dari DPKP Banjar.
Konten ini diolah dengan bantuan AI.
sumber : antara

5 hours ago
1






































