Apa penyebab terjadinya penyakit autoimun? Ini faktor risikonya

1 day ago 5
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online

Jakarta (ANTARA) - Penyakit autoimun kerap muncul tanpa disadari dan berkembang secara perlahan, hingga akhirnya menimbulkan berbagai gangguan kesehatan. Banyak orang bertanya-tanya, apa sebenarnya penyebab penyakit autoimun?

Hingga kini, dunia medis belum dapat menunjuk satu faktor tunggal sebagai pemicu-nya. Kondisi ini umumnya terjadi akibat kombinasi berbagai faktor yang saling berkaitan, mulai dari genetik, lingkungan, hingga pengaruh gaya hidup.

Menariknya, penyakit autoimun dapat menyerang siapa saja dan mempengaruhi beragam organ tubuh, tergantung jenis penyakit autoimun yang dialami. Memahami faktor-faktor penyebab penyakit autoimun menjadi langkah penting agar masyarakat lebih waspada, mengenali risikonya sejak dini, serta melakukan pencegahan dan penanganan yang tepat sebelum kondisi berkembang lebih serius.

Berikut ini adalah faktor penyebab penyakit autoimun, berdasarkan informasi yang telah dihimpun dari berbagai sumber.

Baca juga: Tiga ilmuwan raih Nobel Kedokteran berkat temuan terkait sistem imun

Baca juga: Perawatan lupus pada usia lanjut dengan pengentalan darah

Faktor risiko penyakit autoimun

Hingga kini, para pakar medis masih belum dapat memastikan penyebab utama terjadinya penyakit autoimun. Meski begitu, ada sejumlah faktor yang diketahui dapat meningkatkan risiko seseorang mengalami gangguan pada sistem kekebalan tubuh ini. Faktor-faktor tersebut antara lain sebagai berikut.

1. Faktor genetik atau keturunan

Riwayat penyakit autoimun dalam keluarga menjadi salah satu risiko terbesar. Faktor genetik dapat mempengaruhi cara kerja sistem imun, meskipun keberadaan-nya tidak selalu menjadi satu-satunya pemicu munculnya penyakit autoimun.

2. Perubahan hormon

Perubahan keseimbangan hormon juga diduga berperan dalam timbulnya penyakit autoimun. Kondisi ini sering ditemukan pada perempuan, misalnya setelah melahirkan.

Situasi seperti kehamilan, persalinan, hingga masa menopause kerap dikaitkan dengan meningkatnya risiko gangguan autoimun, sehingga memunculkan dugaan adanya hubungan antara fluktuasi hormon dan penyakit ini.

3. Infeksi tertentu

Penyakit autoimun kerap menunjukkan gejala yang menyerupai infeksi. Hal tersebut tergolong wajar, karena infeksi bakteri atau virus tertentu dapat memperburuk kondisi autoimun atau bahkan memicu respons sistem imun yang tidak normal.

Salah satu contohnya adalah infeksi virus Epstein-Barr, yang dipercaya dapat mengubah respons sistem imun sehingga berpotensi menyerang sel tubuh sendiri.

Baca juga: Gejala yang patut dicurigai sebagai lupus

4.Faktor lingkungan

Selain faktor keturunan, lingkungan juga memiliki peran penting. Paparan sinar matahari berlebihan, zat kimia berbahaya, asap rokok, serta infeksi bakteri dan virus tertentu dipercaya dapat meningkatkan risiko seseorang mengalami penyakit autoimun.

5. Jenis kelamin

Data menunjukkan bahwa sebagian besar penderita penyakit autoimun adalah perempuan. Secara umum, wanita memiliki risiko lebih tinggi dibandingkan pria, yang diduga dipengaruhi oleh perbedaan hormon, faktor genetik, serta karakteristik sistem kekebalan tubuh.

6. Paparan bahan kimia berbahaya

Kontak dengan zat kimia tertentu, seperti asbes, merkuri, dioksin, serta pestisida, disebut dapat mempengaruhi keseimbangan sistem imun dan meningkatkan kemungkinan terjadinya penyakit autoimun.

7. Kebiasaan merokok

Merokok diketahui berdampak buruk pada sistem pertahanan tubuh. Kebiasaan ini dapat melemahkan fungsi imun dan memperbesar risiko munculnya berbagai penyakit, termasuk gangguan autoimun.

8. Berat badan berlebih atau obesitas

Kondisi kelebihan berat badan berkaitan dengan peradangan yang berlangsung dalam jangka panjang. Peradangan tersebut dapat mengganggu kerja sistem kekebalan tubuh dan menjadi salah satu pemicu penyakit autoimun.

Baca juga: Makanan yang harus dihindari dan dianjurkan untuk gangguan autoimun

Baca juga: Jenis-jenis penyakit autoimun yang perlu dikenali sejak dini

Baca juga: Mengenal penyakit autoimun: Pengertian, bahaya, dan gejala awalnya

Pewarta: Sean Anggiatheda Sitorus
Editor: Maria Rosari Dwi Putri
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article