Harga Emas Diprediksi Tembus Rp 4,2 Juta/Gram pada 2026, Baiknya Beli atau Jual?

6 days ago 26
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online
Tren investasi emas batangan. Foto: Aditia Noviansyah/kumparan

Harga emas dunia dan domestik tengah memasuki fase yang dinilai sebagai periode historis. Lonjakan harga emas global yang menembus rekor tertinggi di level USD 5.000 per troy ons, turut mendorong harga emas batangan di Indonesia di atas Rp 3.000.000 per gram.

Kondisi itu dinilai memicu meningkatnya minat masyarakat terhadap emas, baik sebagai instrumen lindung nilai maupun investasi jangka panjang.

Pengamat Pasar Uang, Ibrahim Assuabi, menyebut tren penguatan harga emas masih akan berlanjut dalam beberapa tahun ke depan. Ia memproyeksikan harga emas domestik berpotensi menembus Rp 4,2 juta per gram pada 2026.

“Perkiraan (harga emas Antam) Rp 4,2 juta per gram. Masyarakat sudah melek teknologi dan bergegas beli logam mulia baik fisik maupun emas digital di bullion bank yaitu BSI dan pegadaian,” ujar Ibrahim kepada kumparan, Kamis (29/1).

Menurutnya, meningkatnya literasi keuangan dan kemudahan akses pembelian emas secara digital turut mempercepat arus permintaan. Masyarakat kini tidak hanya membeli emas fisik, tetapi juga memanfaatkan layanan emas digital yang ditawarkan perbankan syariah dan lembaga keuangan.

Dari perspektif global, Senior Markets Strategist & Head of Public Policy (Americas) World Gold Council, Joseph Cavatoni, menilai lonjakan harga emas saat ini bukan sekadar fenomena spekulatif. Kenaikan harga emas mencerminkan perubahan besar dalam perilaku investor global yang tengah merespons tingginya ketidakpastian geopolitik dan ekonomi.

Cavatoni menjelaskan lonjakan harga emas ke level USD 5.000 mencerminkan reposisi investor yang sebelumnya memiliki alokasi emas rendah, namun kini kembali menjadikan emas sebagai instrumen utama untuk ketahanan portofolio. Dalam 30 hari terakhir saja, harga emas melonjak lebih dari USD 500, menandakan betapa cepatnya sentimen pasar berubah.

“Risiko terbesar bagi emas adalah membaiknya sentimen risiko global secara signifikan, terutama jika pertumbuhan ekonomi menguat tanpa disertai ketegangan geopolitik. Kepastian jalur pertumbuhan, berkurangnya ketidakpastian, serta pulihnya kepercayaan terhadap koordinasi kebijakan dapat mengurangi urgensi kepemilikan aset defensif,” kata Cavatoni dalam keterangan tertulis.

Cavatoni menuturkan selama ketidakpastian global, dinamika kebijakan yang disruptif, serta kebutuhan diversifikasi masih bertahan, emas diprediksi tetap berada di level tinggi hingga 2026 dan terus menguji rekor baru.

“Kebutuhan diversifikasi, emas diprediksi akan tetap berada di atas level tertinggi sebelumnya dan terus menguji level baru pada 2026,” ungkap Cavatoni.

Di dalam negeri, tingginya harga emas memicu fenomena fear of missing out (FOMO) di kalangan masyarakat. Perencana Keuangan Mike Rini menilai kondisi ini perlu disikapi dengan hati-hati, terutama bagi investor ritel yang membeli emas tanpa perencanaan keuangan yang matang.

Mike Rini Sutikno. Foto: kumparan

Mike menjelaskan membeli emas saat harga berada di level tertinggi bukanlah pilihan ideal jika tujuan utamanya adalah mengejar keuntungan jangka pendek dari selisih harga jual dan beli. Ia menegaskan emas bersifat fluktuatif dan berpotensi mengalami koreksi setelah menembus level tertinggi. Meski begitu, emas tetap relevan sebagai instrumen diversifikasi dan perlindungan nilai dalam jangka menengah dan panjang.

“Jadi, membeli emas saat ini masih bisa menguntungkan jika, ini hanya jika ya, jika tujuannya sebagai bagian dari strategi alokasi aset yang seimbang,” kata...

Read Entire Article