Brian May 'Queen' Ogah Konser di Amerika, Gara-Gara Kepemimpinan Donald Trump?

4 days ago 23
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online

Gitaris band Queen, Brian May. Dia mengatakan bahwa band legendaris tersebut enggan kembali melakukan tur di Amerika Serikat. la menilai, di bawah kepemimpinan Donald Trump negara tersebut kini menjadi tempat berbahaya.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Gitaris Queen, Brian May, mengatakan bahwa band legendaris tersebut enggan kembali melakukan tur di Amerika Serikat. la menilai, di bawah kepemimpinan Donald Trump negara tersebut kini menjadi tempat berbahaya.

Queen terakhir kali menggelar tur di Amerika Utara pada 2023 melalui tur ambisius Rhapsody Tour bersama Adam Lambert. Namun, dalam wawancara terbaru dengan Daily Mail, May menepis kemungkinan Queen kembali tampil di AS dalam waktu dekat.

"Amerika adalah tempat yang berbahaya saat ini, jadi itu harus dipertimbangkan," kata May seperti dilansir laman NME, Sabtu (31/1/2026).

la mengaku sedih melihat perubahan yang terjadi di Amerika Serikat sejak Queen pertama kali mengunjungi negara tersebut pada masa awal karier mereka. "Ini sangat menyedihkan, karena saya merasa Queen tumbuh besar di Amerika dan kami mencintainya, tetapi sekarang sudah tidak seperti dulu. Banyak orang sekarang berpikir dua kali untuk pergi ke sana," kata dia.

Pernyataan May muncul di tengah situasi yang memanas di Amerika Serikat. Sejumlah figur publik dan musisi menyuarakan kritik seiring berlanjutnya aksi protes terhadap Badan Imigrasi dan Bea Cukai AS (ICE).

Kematian seorang ibu bernama Renee Good, yang tewas ditembak oleh agen ICE memicu kemarahan luas di berbagai negara bagian. ICE sendiri menyebut operasinya di Minnesota sebagai operasi deportasi massal terbesar dalam sejarah Amerika.

Sejumlah selebritas yang mengecam ICE dan Presiden Donald Trump antara lain Billie Eilish, Sabrina Carpenter, Green Day, Neil Young, Moby, Zara Larsson, Joe Keery, Yuri Lowenthal, Duran Duran, Dave Matthews, dan lainnya. Bruce Springsteen juga merilis single baru berjudul "Streets Of Minneapolis" sebagai penghormatan untuk kota tersebut sekaligus bentuk protes terhadap Trump dan ICE. Sementara itu, Billy Bragg meluncurkan lagu "City Of Heroes" sebagai penghormatan atas keberanian warga Minneapolis.

Pada 2020, Queen mengungkapkan bahwa mereka menghadapi perjuangan berat untuk mencegah Trump menggunakan musik mereka dalam kampanye pemilihannya. Band tersebut memblokir penggunaan lagu "We Will Rock You" pada 2019 dan sebelumnya juga berselisih dengan Trump pada 2016.

Read Entire Article