Bandung Kaji Penamaan Taman Kota Berbasis Sejarah dan Budaya

3 days ago 18
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online

Pemkot Bandung kaji penamaan taman kota berbasis sejarah.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG, – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung sedang mengkaji penataan nama taman-taman kota dengan berbasis sejarah dan budaya. Kajian ini bertujuan untuk memastikan penamaan ruang publik tetap menjaga memori kolektif warga serta memiliki dasar dokumentasi yang kuat.

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menjelaskan bahwa proses penataan nama taman atau toponimi ini tidak dilakukan secara sepihak. Prosesnya melibatkan para budayawan dan didukung oleh data dari Dinas Arsip dan Perpustakaan (Disarpus). "Teman-teman budayawan sekarang sedang mendalami, ditambah dengan dokumen-dokumen yang dimiliki oleh Disarpus. Jadi kita akan sesuaikan nanti," ujar Farhan di Bandung, Sabtu.

Dalam kajian tersebut, nama-nama lama yang sudah dikenal oleh masyarakat tidak serta-merta dihapus, melainkan dapat dipertahankan sebagai alias dengan penambahan nama berdasarkan temuan historis. "Kemungkinan nantinya ada satu taman punya beberapa nama alias. Nama dulu masih digunakan tapi ditambah," katanya.

Farhan mencontohkan bahwa beberapa taman selama ini dikenal dengan sebutan berbeda-beda oleh masyarakat. Perbedaan penamaan tersebut, lanjutnya, justru menjadi bahan penting dalam kajian karena mencerminkan dinamika sejarah dan kebiasaan warga dari waktu ke waktu.

Terkait anggaran, Farhan menegaskan bahwa kajian toponimi taman kota tidak memerlukan biaya besar karena masuk dalam anggaran rutin dan dilakukan melalui kerja sama lintas perangkat daerah. "Anggaran rutin. Enggak besar. Enggak sampai miliaran," katanya.

Proses kajian melibatkan Disarpus serta Dinas Kebudayaan dan Pariwisata dan akan melalui uji akademis yang berpotensi memunculkan diskursus publik. "Kajian itu mesti ada uji akademisnya dulu. Uji akademisnya kan pasti mengundang perdebatan yang seru," ujarnya.

Konten ini diolah dengan bantuan AI.

sumber : antara

Read Entire Article