ASEAN target finalisasi CoC Laut China Selatan pada 2026

5 days ago 9
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online

Jakarta (ANTARA) - Menteri Luar Negeri negara-negara anggota Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN) menyatakan berupaya untuk menyelesaikan negosiasi Kode Etik (Code of Conduct/CoC) di Laut China Selatan pada tahun 2026.

“Kami akan berupaya untuk menyelesaikan negosiasi CoC yang efektif dan substantif yang sesuai dengan hukum internasional, khususnya UNCLOS 1982, dalam tahun 2026,” mengutip pernyataan pers ASEAN Foreign Ministers’ Retreat (AMM Retreat) 2026 di Jakarta, Jumat.

ASEAN Foreign Ministers’ Retreat (AMM Retreat) 2026 diselenggarakan di Cebu, Filipina, pada 28-30 Januari 2026.

Pernyataan itu menggarisbawahi pentingnya implementasi penuh dan efektif dari Deklarasi tentang Perilaku Para Pihak di Laut China Selatan (Declaration on the Conduct/DoC) 2002 secara keseluruhan, menyatakan ASEAN menyambut baik kemajuan yang dicapai dalam negosiasi yang sedang berlangsung tentang CoC.

Mereka juga menekankan perlunya menjaga dan mempromosikan lingkungan yang kondusif untuk negosiasi CoC, termasuk situasi di Laut China Selatan, dan menyambut baik langkah-langkah praktis yang dapat mengurangi ketegangan dan risiko kecelakaan, kesalahpahaman, dan kesalahan perhitungan.

Pernyataan itu juga menggarisbawahi pentingnya langkah-langkah membangun kepercayaan dan pencegahan guna meningkatkan keyakinan antar pihak, serta menegaskan kembali komitmen untuk menjunjung tinggi hukum internasional, khususnya Konvensi Hukum Laut PBB (UNCLOS) 1982.

Mereka juga menegaskan kembali pentingnya menjaga dan mempromosikan perdamaian, keamanan, stabilitas, keselamatan, dan kebebasan navigasi di dan di atas Laut China Selatan dan mengakui manfaat memiliki Laut China Selatan sebagai laut perdamaian, stabilitas, kemakmuran, dan pembangunan berkelanjutan.

Pada April 2025, ASEAN dan China “berkomitmen secara politik” untuk menyelesaikan CoCI pada 2026, di mana Filipina mengatakan bahwa “semua orang telah sepakat” bahwa mereka “ingin memiliki kode tersebut pada 2026.”

Kode etik tersebut diharapkan dapat menjadi pedoman untuk mengatur tindakan negara-negara di Laut China Selatan yang selama ini bersengketa.

Pihak-pihak yang terlibat dalam sengketa laut tersebut adalah China, Taiwan, Vietnam, Filipina, Malaysia, dan Brunei Darussalam. Sengketa tersebut melibatkan klaim atas wilayah peraturan perairan dan pulau-pulau, terutama di gugusan Kepulauan Spratly dan Paracel.

Sedangkan Indonesia selalu memosisikan diri sebagai negara bukan pengeklaim (non-claimant state) dalam konflik Laut China Selatan sejak 1990.

Baca juga: ASEAN percepat pembahasan Kode Etik Laut China Selatan jelang 2026

Baca juga: Filipina targetkan finalisasi kode etik Laut China Selatan pada 2026

Pewarta: Cindy Frishanti Octavia
Editor: Primayanti
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article