Jakarta (ANTARA) - Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara Indonesia) merespons permintaan Presiden RI Prabowo Subianto yang menargetkan tingkat pengembalian aset atau Return On Assets (ROA) mencapai 7 persen bagi Danantara.
Chief Investment Officer (CIO) Danantara Pandu Sjahrir mengatakan target tersebut menjadi sinyal agar Danantara dapat meningkatkan standar investasi, dan lebih selektif dalam memilih proyek-proyek strategis dan "high return".
“Ya bagus, dengan adanya ekspektasi lebih tinggi, juga kita akan fokus kepada proyek-proyek yang lebih high return dengan impact yang sama. Kita juga akan sekarang barrier-nya akan lebih tinggi lagi, standar-standarnya dinaikin,” ujar Pandu diwawancarai cegat di Wisma Danantara, Jakarta, Jumat.
Pandu menegaskan, target yang telah ditetapkan oleh Presiden Prabowo akan menjadi acuan baru bagi target kinerja Danantara Indonesia ke depan.
“Ya dikasih angka segitu, ya itu targetnya, kan udah Januari (2026). Ya angka itulah sekarang menjadi ROA yang baru,” ujar Pandu.
Baca juga: Danantara siap investasi empat proyek total senilai Rp202,4 T di 2026
Dalam pidatonya di acara Indonesia Economic Outlook 2026, Presiden Prabowo Subianto secara langsung menyampaikan kepada CEO Danantara Rosan Roeslani untuk dapat mencapai target ROA di level 7 persen.
“Saya menuntut Return On Asset (ROA) ya 7 persen," tegas Prabowo.
Merespons pernyataan tersebut, Rosan Roeslani hanya berekspresi tersenyum, sehingga memancing Prabowo lanjut meminta ketegasan komitmen dari pemimpin tertinggi Danantara tersebut.
“Lah kenapa senyum? Kepala Danantara, bisa?,” tanya Prabowo.
Pewarta: Muhammad Heriyanto
Editor: Zaenal Abidin
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.







































