BI: "Outlook" negatif dari Moody's tak cerminkan pelemahan fundamental

14 hours ago 1
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online

Jakarta (ANTARA) - Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo memandang, penyesuaian outlook negatif dari lembaga pemeringkat Moody’s tidak mencerminkan pelemahan fundamental perekonomian Indonesia.

Sebagaimana diketahui, pada Kamis (5/2), Moody's mengumumkan untuk mempertahankan sovereign credit rating Indonesia pada level Baa2 dan melakukan penyesuaian outlook dari stabil menjadi negatif.

Dalam keterangannya di Jakarta, Jumat, Perry menjelaskan bahwa kinerja ekonomi domestik tetap solid, di tengah tingginya gejolak dan ketidakpastian global.

Pertumbuhan ekonomi pada triwulan IV 2025 tercatat sebesar 5,39 persen, sehingga secara keseluruhan tahun 2025 tumbuh 5,1 persen.

Inflasi tetap terjaga pada 2,92 persen, berada dalam kisaran sasaran, dan stabilitas nilai tukar rupiah terus diperkuat melalui komitmen kuat bank sentral.

Stabilitas sistem keuangan juga tetap terjaga baik, ditopang likuiditas yang memadai, permodalan perbankan yang terjaga pada level tinggi, serta risiko kredit yang rendah.

Selain itu, catat Perry, digitalisasi sistem pembayaran yang tetap terjaga ditopang oleh infrastruktur yang stabil dan struktur industri yang sehat turut mendukung pertumbuhan ekonomi.

Ke depan, BI memprakirakan bahwa prospek pertumbuhan ekonomi Indonesia dalam jangka menengah akan tetap solid dengan tren meningkat, didukung oleh inflasi yang terkendali.

Pertumbuhan ekonomi tahun 2026 diprakirakan meningkat di kisaran 4,9-5,7 persen ditopang kenaikan permintaan domestik sejalan berbagai kebijakan Pemerintah dan berlanjutnya dampak positif dari bauran kebijakan Bank Indonesia.

Kinerja positif tersebut diprakirakan akan terus meningkat pada 2027, dengan proyeksi pertumbuhan ekonomi pada kisaran 5,1-5,9 persen, serta inflasi yang akan tetap terkendali.

BI menyampaikan, pihaknya akan terus memperkuat bauran kebijakan untuk menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan di tengah ketidakpastian global yang meningkat,

Selain itu, bank sentral bersinergi erat dengan KSSK dan Program Asta Cita Pemerintah, serta terus berkoordinasi dengan Pemerintah untuk memperkuat komunikasi kebijakan dalam rangka memelihara kepercayaan pasar.

Adapun dalam laporannya, Moody's menyatakan bahwa afirmasi rating Indonesia pada Baa2 mencerminkan ketahanan ekonomi yang tetap kuat.

Hal ini tercermin dari pertumbuhan ekonomi yang stabil dan solid, serta didukung oleh kekuatan struktural termasuk sumber daya alam dan demografi yang menguntungkan, yang menopang prospek pertumbuhan jangka menengah.

Afirmasi rating Indonesia juga didukung oleh kredibilitas kebijakan moneter dan kehati-hatian fiskal yang terjaga, yang mendukung stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan.

Sementara itu, revisi outlook dipengaruhi oleh pandangan Moody's akan risiko dari penurunan kepastian kebijakan, yang apabila berlanjut dapat berimplikasi terhadap kinerja perekonomian.

Lembaga pemeringkat ini memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia tetap berada pada kisaran 5 persen dalam jangka pendek hingga menengah, dengan ketahanan ekonomi yang terjaga.

Baca juga: BI luncurkan Laporan Perekonomian Indonesia Tahun 2025

Baca juga: Purbaya yakin BI mampu kendalikan nilai tukar rupiah tahun 2026

Moody's menilai bahwa defisit fiskal diperkirakan tetap akan berada di bawah 3 persen PDB, sementara kebijakan moneter dipandang akan terus mendukung stabilitas inflasi.

Moody's juga memperkirakan bahwa rasio utang Pemerintah terhadap PDB akan tetap akan terjaga rendah di bawah peers. Namun demikian, menurut Moody's, Indonesia masih menghadapi tantangan untuk meningkatkan basis penerimaan, yang dibutuhkan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dengan tetap menjaga stabilitas makro dan keuangan.

Dalam hal ini, Moody's mengapresiasi upaya Pemerintah untuk mendorong penerimaan antara lain melalui peningkatan efisiensi administrasi perpajakan dan kepabeanan.

Pewarta: Rizka Khaerunnisa
Editor: Evi Ratnawati
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article