PBB (ANTARA) - Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres mengaku khawatir dengan laporan kehadiran militer Amerika Serikat di Teluk Persia, kata juru bicara PBB Stephane Dujarric pada Selasa (27/1).
"Bahwasanya Sekretaris Jenderal sangat prihatin tentang laporan peningkatan kekuatan militer di wilayah Teluk Persia," kata Dujarric saat konferensi pers.
Sekjen juga mendesak semua pihak untuk tidak melakukan tindakan apapun yang berpotensi meningkatkan ketegangan atau memicu konflik, katanya.
Saluran TV Fox News, yang mengutip salah satu pejabat AS, pada Senin (26/1) melaporkan bahwa kelompok tempur kapal induk USS Abraham Lincoln telah memasuki wilayah tanggung jawab CENTCOM di Samudra Hindia.
Pada 22 Januari Presiden AS Donald Trump mengatakan kapal-kapal Angkatan Laut AS bergerak menuju Iran "hanya untuk berjaga-jaga".
Sebelumnya, dia menolak memberikan jawaban pasti atas pertanyaan apakah opsi intervensi militer di Iran telah dihapus. Dia hanya mengatakan bahwa dia tidak dapat mengatakan apa yang akan terjadi di masa depan.
Sumber: Sputnik/RIA Novosti
Baca juga: AS kirim senatornya ke Greenland di tengah ketegangan
Baca juga: Kapal induk AS bergerak ke Timur Tengah di tengah tensi dengan Iran
Penerjemah: Asri Mayang Sari
Editor: Aditya Eko Sigit Wicaksono
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

1 week ago
10






































