New Delhi (ANTARA) - India dan Uni Eropa (UE) pada Selasa menandatangani beberapa perjanjian dan Nota Kesepahaman (MoU) di New Delhi selama kunjungan tiga hari Presiden Dewan Eropa Antonio Costa dan Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen.
Sorotan utamanya adalah pengumuman bersama mengenai penyelesaian negosiasi Perjanjian Perdagangan Bebas (Free Trade Agreement/FTA) India-UE, yang dijuluki sebagai "induk dari semua kesepakatan perdagangan".
Penandatanganan perjanjian dan pengumuman tersebut dilakukan di hadapan Perdana Menteri (PM) India Narendra Modi, yang dikutip mengatakan bahwa kesepakatan perdagangan tersebut merupakan "contoh sempurna" dari kemitraan antara kedua ekonomi.
"India dan Eropa telah mengambil langkah besar hari ini. FTA India-UE membuka jalan baru untuk pertumbuhan, investasi, dan kerja sama strategis. Perjanjian ini akan mendorong perdagangan, investasi, dan inovasi, sekaligus memperkuat hubungan strategis kami. Hal ini mencerminkan tekad bersama kami untuk membentuk hubungan ekonomi yang stabil, makmur, dan siap menghadapi masa depan," sebut Modi dalam unggahannya di X.
Menurut Kementerian Luar Negeri India, perjanjian yang ditandatangani tersebut mencakup "Menuju 2030: Agenda Strategis Komprehensif Bersama India-Uni Eropa" (Towards 2030: A Joint India-European Union Comprehensive Strategic Agenda) dan pembentukan "Satuan Tugas Hidrogen Hijau" (Green Hydrogen Task Force).
Pewarta: Xinhua
Editor: Junaydi Suswanto
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

1 week ago
10






































