Cerita Saksi Diperas Pegawai Kemnaker: Bayar Rp 2 Juta per TKA, Total Rp 1,2 M

6 days ago 20
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online
Suasana sidang pemeriksaan saksi dalam kasus dugaan pemerasan izin calon tenaga kerja asing (TKA) Kemenaker di Pengadilan Tipikor Jakarta, Kamis (29/1/2026). Foto: Luthfi Humam/kumparan

Praktik pemerasan dalam pengurusan izin calon Tenaga Kerja Asing (TKA) di Kementerian Ketenagakerjaan mulai terkuak.

Direktur Utama PT Maju Mapan Melayani, Jason Immanuel Gabriel, selaku agen dalam melakukan pengurusan izin tersebut mengaku total menyetor uang hingga lebih dari Rp 1 miliar. Dia pun menyebut ada tarif Rp 2 juta per calon TKA untuk pengurusan izin tersebut.

Uang tersebut dibayarkan agar izin Rencana Penggunaan Tenaga Kerja Asing (RPTKA) segera diberikan.

“Saksi menerangkan, ya. Di keterangan Saksi BAP 11 halaman 4, izin Yang Mulia, ‘Bahwa uang senilai Rp 206.500.000 saya berikan atas permintaan Gatot tersebut ditujukan untuk Gatot Widiartono, agar pengurusan dokumen TKA PT Maju Mapan Melayani di Kemnaker tidak dipersulit’. Bisa Saudara Saksi ceritakan enggak yang dimaksud fakta yang terjadi sebenarnya yang saksi alami yang dimaksud dipersulit ini apa? Seperti apa contoh konkretnya, yang saksi alami?” Tanya Jaksa Penuntut Umum (JPU) kepada Jason dalam sidang pemeriksaan saksi kasus dugaan pemerasan RPTKA Kemenaker di Pengadilan Negeri Tipikor, Jakarta pada Kamis (29/1).

“Kalau semisalnya kita tidak memberi uang tersebut, ini dokumen-dokumen ini meskipun kita sudah lengkap dan lain-lain tidak akan keluar. Lama dia prosesnya, Pak,” jawab Jason.

Jason mengungkapkan, normalnya proses perizinan hanya membutuhkan waktu selama 7 hari. Namun, ia mengatakan, proses tersebut bisa semakin lama, apalagi kalau tidak ada uang 'setoran'.

“Apakah dengan Saksi memenuhi permintaannya dari Pak Gatot ini, kemudian proses pengurusannya jadi lancar atau tidak lama gitu, dengan memenuhi uang, permintaan uang?” tanya Jaksa lagi.

Tersangka kasus dugaan pemerasan TKA Kemnaker (dari kiri ke kanan) Gatot Widiartono Putri Citra Wahyoe, Jamal Shodiqin dan Alfa Eshad mengenakan rompi tahanan usai menjalani pemeriksaan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Kamis (24/7/2025). Foto: Indrianto Eko Suwarso/ANTARA FOTO

Gatot dalam percakapan dimaksud adalah Gatot Widiartono selaku Koordinator Analisis dan PPTKA (Pengendalian Penggunaan Tenaga Kerja Asing) Kemnaker periode 2021-2025. Dia merupakan salah satu terdakwa dalam kasus ini.

Jason mengatakan, pihaknya membayar per kepala setiap TKA adalah Rp 2 juta. Tarif tersebut dipatok langsung oleh Gatot.

“Kalau zamannya Saudara Saksi berurusan dengan Pak Gatot, itu berapa per orang TKA dipatok ditarif diminta uangnya?” tanya Jaksa.

“Rp 2 juta,” jawab Jason.

“Rp 2 juta per orang. Per orang TKA,” ujar Jaksa menegaskan.

Pada kesempatan terpisah, jaksa mengkonfirmasi total uang telah disetorkan oleh Jason dalam pengurusan izin tersebut. Jaksa membacakan keterangan Jason dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP).

"Benar enggak total keseluruhan uang-uang atas permintaan Gatot, baik yang melalui rekening BRI atas nama M. Arif Azhari maupun ke rekening pribadi Terdakwa Gatot ini totalnya Rp 1.262.600.000. Begitu? Betul?" tanya jaksa.

Untuk jumlahnya saya tidak ingat," ucap Jason.

"Ini mungkin sesuai di BAP," sambungnya.