"Kita terbuka untuk menerima misalnya investasi yang secara return mungkin lebih rendah dari parameter kita apabila penciptaan lapangan pekerjaan lebih tinggi. Mungkin tekstil kan salah satu yang dari segi pencapaian kita lapangan pekerjaan itu sangat besar," jelasnya usai konferensi pers Realisasi Investasi Triwulan IV 2025, Kamis (15/1).
Rosan, yang juga menjabat Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM, menyatakan bahwa pemerintah melihat potensi industri tekstil meskipun banyak aset bermasalah (distressed aset).
Meskipun demikian, dia tidak menjelaskan lebih lanjut kaitannya dengan rencana pemerintah menyelamatkan proses restrukturisasi PT Sri Rejeki Isman (Sritex) yang sudah ditetapkan pailit.
"Kita melihat potensi-potensi yang ada saja, apalagi kalau itu sudah termasuk dalam distressed asset. Kita lihat, selama kita yakin bahwa nanti kita bisa turn around perusahaan itu melakukan restrukturisasi secara maksimal," jelas Rosan.
Selama ini, kata Rosan, Danantara melakukan penyehatan kepada perusahaan BUMN, tidak hanya dari sisi permodalan, namun secara keseluruhan termasuk kepastian pasar atau offtaker.
Kendati begitu, dia belum bisa memastikan apakah pembentukan perusahaan tekstil tersebut berbentuk BUMN baru atau Danantara hanya berinvestasi pada perusahaan yang bersangkutan.
"Kita masih lihat opsi-opsinya. Belum (definitif)," pungkas Rosan.
Sebelumnya, Menko Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyebut Indonesia akan memiliki BUMN baru khusus untuk tekstil. Danantara menyiapkan pendanaan sebesar USD 6 miliar. Hal ini merupakan arahan langsung dari Presiden Prabowo Subianto dalam rapat pada Minggu (11/1) di Hambalang, Bogor.
“Bapak Presiden mengingatkan kita pernah mempunyai BUMN tekstil dan ini akan dihidupkan kembali. Sehingga pendanaan USD 6 miliar nanti akan disiapkan oleh Danantara,” kata Airlangga ditemui di Hotel Mulia, Jakarta Selatan pada Rabu (14/1).
“Akan membentuk BUMN baru khusus tekstil, tidak menghidupkan kembali,” jelas Airlangga lebih lanjut ketika ditanya apakah BUMN yang dimaksud adalah BUMN baru atau menghidupkan BUMN tekstil yang sudah ada.

1 hour ago
2






































