Badan Pusat Statistik (BPS) mengirim tim pendataan untuk rencana rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana Sumatera. Tim tersebut terdiri dari ratusan mahasiswa Politeknik Statistika STIS (Polstat STIS).
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Amalia Adininggar Widyasanti melepas secara resmi keberangkatan 120 mahasiswa Politeknik Statistika STIS (Polstat STIS) di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Rabu (14/1).
Keberangkatan menggunakan pesawat C130 Hercules TNI AU dilakukan dalam dua kloter dengan total 240 mahasiswa yang diberangkatkan pada hari berbeda.
Sementara mahasiswa lainnya diberangkatkan menggunakan pesawat komersial. Total, ada 510 mahasiswa yang diterjunkan menjadi tim pendataan pascabencana Sumatera.
Selain mahasiswa, BPS juga menerjunkan 50 pegawai BPS Pusat ke wilayah bencana Sumatera.
“Kegiatan bantuan kemanusiaan ini sesuai dengan keahlian mahasiswa Polstat STIS, yaitu melakukan pendataan. Hasilnya akan menghasilkan dan memperkaya statistik kebencanaan,” jelas Amalia usai pelepasan di Bandara Halim Perdanakusuma, Rabu (14/1).
Lebih lanjut, Amalia menyampaikan bahwa keterlibatan mahasiswa Polstat STIS merupakan bagian dari dukungan BPS dalam penyediaan data pascabencana yang cepat dan dapat dipertanggungjawabkan.
Tim pendataan ini diterjunkan di 15 kabupaten/kota paling terdampak di Aceh, Sumatera Utara maupun Sumatera Barat.
Pendataan yang dilakukan meliputi rumah tangga terdampak, kondisi rumah, serta infrastruktur yang rusak
Nantinya hasil pendataan digunakan sebagai basis data untuk melaksanakan upaya rehabilitasi dan rekonstruksi daerah Sumatera pascabencana.

2 hours ago
1




































