Dunia usaha dinilai perlu perkuat sistem kepatuhan usai implementasi Coretax

2 days ago 5
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online

Jakarta (ANTARA) - Senior Associate One Community Consultant (OCC) Ariel Sharon menyarankan dunia usaha untuk memperkuat sistem kepatuhan seiring dengan implementasi sistem Coretax oleh Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan.

"Dengan Coretax, perbedaan antara data yang dilaporkan wajib pajak dan data yang dimiliki otoritas semakin mudah terdeteksi. Bagi dunia usaha, ini menjadi sinyal penting untuk memperkuat sistem kepatuhan," kata Ariel dalam keterangan tertulis di Jakarta, Senin.

Menurutnya, di era Coretax, Surat Permintaan Penjelasan atas Data dan/atau Keterangan (SP2DK) tidak hanya bersifat administratif, tetapi juga menjadi bagian dari pengawasan berbasis sistem.

Maka dari itu, SP2DK perlu disikapi sebagai risiko bisnis yang dikelola secara strategis.

Menurut Ariel, kesiapan menghadapi SP2DK sangat ditentukan oleh keselarasan antara laporan keuangan dengan pelaporan pajak, baik Surat Pemberitahuan (SPT) Masa PPN, SPT Masa PPh, maupun SPT Tahunan.

"Ketidaksinkronan keduanya dapat meningkatkan risiko koreksi yang berdampak pada arus kas dan perencanaan usaha," tambahnya.

Dia mendorong wajib pajak untuk menerapkan accounting treatment atau tax follows accounting yang menitikberatkan pada tax compliance, yakni memastikan bahwa pengakuan transaksi dan pencatatan dalam laporan keuangan telah selaras dengan pelaporan pajak.

Pendekatan tersebut, kata dia, bisa memberikan konsistensi data sekaligus memudahkan klarifikasi apabila terjadi pengawasan.

Di samping itu, penerapan Coretax yang diatur dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 111 Tahun 2025 juga membawa perubahan fundamental pada fungsi pengawasan pajak yang menjadi instrumen penegakan dini atau early enforcement.

Meski regulasi memberikan waktu hingga 21 hari untuk menanggapi SP2DK, ia menilai jangka waktu tersebut relatif singkat bagi perusahaan yang belum memiliki data historis yang tertata, terutama jika klarifikasi menyangkut transaksi beberapa tahun sebelumnya.

Dalam praktik pendampingan, ia menyebut rekonsiliasi antara laporan keuangan, SPT Masa, dan SPT Tahunan, termasuk ekualisasi bulanan, perlu dilakukan agar kewajiban pajak lebih terpetakan.

Selain aspek teknis, ia menekankan pentingnya komunikasi yang efektif antara wajib pajak dan account representative (AR) di KPP. Penjelasan mengenai proses bisnis dan alur transaksi, menurutnya, dibutuhkan untuk mengurangi potensi kesalahpahaman dalam tindak lanjut SP2DK.

Baca juga: Masuk Februari, pelaporan SPT Tahunan capai 1,15 juta

Baca juga: Menkeu Purbaya siap memperlebar "bandwith" Coretax

Baca juga: DJP Jatim II perkuat layanan dan edukasi Coretax lewat Renjani

Pewarta: Imamatul Silfia
Editor: Kelik Dewanto
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article