Jakarta (ANTARA) - Para menteri pariwisata negara-negara ASEAN bersama China, Jepang, dan Korea Selatan (ASEAN Plus Three atau APT) sepakat menjadikan pariwisata berkelanjutan sebagai salah satu prioritas kerja sama di sektor tersebut untuk lima tahun ke depan.
Dalam Pertemuan ke-25 Menteri Pariwisata ASEAN Plus Three (M-ATM Plus Three) yang dilaksanakan di Cebu, Filipina, Jumat waktu setempat, disepakati pula prioritas kerja sama pada aspek mobilitas, pembinaan SDM, inovasi produk dan transformasi digital, dan pemasaran pariwisata.
“Pertemuan ini kemudian mengesahkan Rencana Kerja Sama Pariwisata APT 2026—2030 yang selaras dengan prioritas-prioritas tersebut,” demikian menurut pernyataan media bersama M-ATM Plus Three, diterima di Jakarta.
Kawasan ASEAN Plus Three terus mencatatkan momentum pemulihan pariwisata yang positif, dengan jumlah kedatangan wisatawan internasional ke kawasan tersebut diketahui mencapai 226 juta pada 2025.
Menurut pernyataan bersama, rencana kerja sama tersebut telah menetapkan langkah-langkah untuk mencapai tujuan prioritas kerja sama pariwisata, termasuk untuk mempromosikan kawasan Asia Tenggara dan wilayah ASEAN Plus Three sebagai destinasi wisata yang berkualitas tinggi, terintegrasi, dan kompetitif.
Dalam pertemuan di Cebu itu, ditegaskan pentingnya upaya bersama dalam meningkatkan visibilitas kawasan, memberagamkan sumber pasar, dan mendukung wisata multi-destinasi.
Disepakati pula komitmen bersama untuk berkoordinasi dalam mempromosikan rute pariwisata tematis, wisata pelayaran, wisata alam dan budaya, program pertukaran pemuda, serta pemanfaatan “perangkat digital dan strategi berbasis data demi mencapai audiens global”.
Para menteri pariwisata ASEAN kemudian menyampaikan apresiasi atas kemitraan yang berkelanjutan dengan mitra-mitra di China, Jepang, dan Korea Selatan dalam meningkatkan kerja sama pariwisata di berbagai sektor yang membantu memperkuat ketahanan industri dan konektivitas antarmasyarakat.
Mereka menyambut kesuksesan implementasi Rencana Kerja Sama Pariwisata APT periode 2021—2025, yang berdampak positif meningkatkan kualitas SDM, standar, dan layanan pariwisata, serta memajukan ASEAN sebagai destinasi wisata berkualitas.
Para menteri turut mendorong keberlanjutan kolaborasi antara negara-negara ASEAN Plus Three di sektor pariwisata, termasuk melalui badan-badan ASEAN terkait, untuk mendukung implementasi Rencana Kerja Sama Pariwisata APT 2026—2030.
Selain itu, disampaikan pula bahwa Pertemuan ke-26 Menteri Pariwisata ASEAN Plus Three akan dilaksanakan di Singapura pada 2027.
Baca juga: Menlu Jepang tekankan penguatan kerja sama ASEAN Plus Three
Baca juga: Ekonom menilai ASEAN Plus Three pertegas penguatan ekonomi lokal
Pewarta: Nabil Ihsan
Editor: M Razi Rahman
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

4 days ago
17




































