Paris (ANTARA) - Sebuah robot berbentuk manusia memimpin parade di Champs-Elysees, Paris, pada Minggu (1/2) seiring ratusan seniman China dan Prancis menyambut Tahun Kuda dalam kalender lunar China, memadukan tradisi kuno dengan sentuhan futuristik di salah satu jalan paling terkenal di dunia itu.
Acara yang diselenggarakan bersama oleh Komite Champs-Elysees dan Kantor Wisatawan Nasional China (China National Tourist Office) di Paris ini menyoroti pertukaran budaya yang semakin meningkat antara China dan Prancis, menggabungkan tradisi yang sudah ada sejak lama dengan kreativitas kontemporer.
Orang-orang yang mengenakan pakaian tradisional China tampil dalam parade penyambutan Tahun Baru Imlek di jalan Champs-Elysees di Paris, Prancis, pada 1 Februari 2026. (Xinhua/Zhang Baihui)
Sejumlah pria menampilkan tarian naga dalam parade penyambutan Tahun Baru Imlek di jalan Champs-Elysees di Paris, Prancis, pada 1 Februari 2026. (Xinhua/Zhang Baihui)
Para seniman menampilkan tarian Yingge dalam parade menyambut Tahun Baru Imlek di jalan Champs-Elysees di Paris, Prancis, 1 Februari 2026. (Xinhua/Zhang Baihui)
Sebuah robot humanoid, yang diciptakan oleh sebuah perusahaan China dan dipasok perusahaan teknologi Prancis INNOV8 Group, melambaikan tangan saat parade menyambut Tahun Baru Imlek di jalan Champs-Elysees di Paris, Prancis, 1 Februari 2026. (Xinhua/Zhang Baihui)
Orang-orang menyaksikan pertunjukan barongsai saat parade menyambut Tahun Baru Imlek di jalan Champs-Elysees di Paris, Prancis, 1 Februari 2026. (Xinhua/Zhang Baihui) Pewarta: Xinhua
Editor: Junaydi Suswanto
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

19 hours ago
1






































