Istanbul (ANTARA) - Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) sebaiknya "diuji" terkait imigrasi ilegal di perbatasan selatan, dengan mengacu pada Pasal 5 prinsip pertahanan kolektif aliansi.
“Mungkin kita harus menguji NATO: Menerapkan Pasal 5 dan memaksa NATO melindungi perbatasan selatan kita dari invasi imigran ilegal, sehingga petugas Border Patrol bisa dialihkan ke tugas lain,” kata Trump, Kamis, di platform Truth Social.
Pernyataan itu muncul setelah kritik Trump bahwa NATO tidak sepenuhnya mendukung AS, menyusul komentar pemimpin Uni Eropa di World Economic Forum (WEF) Davos, Swiss, yang menyoroti upaya Washington membeli Greenland.
“Masalah NATO adalah kami selalu siap 100 persen, tapi saya tidak yakin mereka akan membela kami,” ujar Trump Rabu lalu.
Namun, setelah menghadiri WEF ke-56 di Davos, Trump memberi penilaian lebih optimistis saat kembali dari Swiss ke Washington.
“Dalam perjalanan kembali ke D.C. Waktu di Davos luar biasa. Struktur Greenland sedang ditangani, dan akan menguntungkan AS, sedangkan Dewan Perdamaian adalah sesuatu yang belum pernah dilihat dunia — Sangat istimewa,” tuturnya di Truth Social.
Sumber: Anadolu
Baca juga: Trump: AS akan bekerja sama dengan NATO di Greenland
Baca juga: Trump tekankan upaya akuisisi Greenland, kecam Eropa dan NATO
Penerjemah: Kuntum Khaira Riswan
Editor: Rahmad Nasution
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

10 hours ago
1






































