Sayangnya, harga wagyu asli tergolong mahal sehingga tidak semua orang bisa menikmatinya. Karena itu, kini banyak beredar daging yang tampilannya mirip wagyu, tetapi dengan harga jauh lebih terjangkau. Ya, daging ini dikenal dengan sebutan meltique beef.
Menurut Chef Yuda Bustara, wagyu dengan harga murah sebenarnya bukan wagyu asli. Daging tersebut adalah produk tiruan yang disebut wagyu meltique atau meltic beef, yakni daging sapi lokal yang disuntik lemak nabati, seperti minyak kanola.
"Sekarang banyak banget yang jual wagyu Rp100 ribu. Wagyu apa Rp100 ribu? Itu sebenarnya daging meltic, daging lokal yang disuntik minyak," ujar Yuda saat ditemui kumparanFOOD di acara kick-off NSW Beef Escapade di Jakarta.
Yuda menjelaskan, salah satu cara paling mudah membedakan wagyu asli dan meltique beef adalah dengan melihat marbling-nya. Pada wagyu asli, marbling terlihat lebih rapi dan membentuk garis-garis alami di dalam daging.
Sementara itu, marbling pada meltique beef cenderung tidak beraturan. Lemaknya terlihat lebih dominan dibandingkan dagingnya, bahkan membuat warna daging tampak lebih putih.
"Kalau meltic itu marbling-nya acak dan lemaknya kebanyakan, sampai dagingnya putih banget," jelasnya.
Selain dari tampilan, perbedaan juga sangat terasa saat dicicipi. Yuda mengatakan, meltique beef biasanya terasa sangat enek meski hanya dimakan sedikit karena rasa gurihnya terlalu kuat. "Kalau meltic, makan sedikit saja sudah enek. Lemaknya terlalu rich. Kalau wagyu asli, lemaknya natural dari sapi, rasanya lebih ringan dan enak dimakan," katanya.
Bagi Muslim, selain soal kualitas, kehalalan meltique beef juga perlu diperhatikan. Sebab, poses penyuntikan lemak membuat produk ini memiliki beberapa titik kritis dalam aspek halal. Apa saja? Yuk, simak selengkapnya seperti dikutip dari laman LPPOM MUI.
Pertama, sumber daging harus berasal dari sapi yang disembelih sesuai syariat Islam. Penyembelihan harus dilakukan oleh Muslim, mengucapkan basmalah, dan memastikan darah keluar sempurna. Jika asal daging tidak jelas, status kehalalannya bisa diragukan.
Kedua, jenis lemak yang digunakan. Lemak atau minyak yang disuntikkan harus berasal dari bahan halal, seperti minyak nabati atau lemak sapi...

2 weeks ago
12






































