Islamabad (ANTARA) - Setidaknya 145 teroris, 17 personel keamanan dan polisi, serta 31 warga sipil tewas dalam kurun waktu 40 jam ketika pasukan keamanan Pakistan berhasil memukul mundur gelombang serangan teroris terkoordinasi di seluruh provinsi Balochistan bagian barat daya, kata kepala menteri pada Minggu.
Kepala Menteri Balochistan, Sarfraz Bugti, mengatakan dalam konferensi pers di Quetta bahwa korban jiwa berjatuhan selama operasi kontraterorisme dan serangan militan di berbagai lokasi di provinsi tersebut.
Menurutnya, kelompok ilegal Tentara Pembebasan Balochistan (Balochistan Liberation Army/BLA) melakukan serangan serentak di berbagai lokasi di provinsi itu pada Sabtu (31/1), yang memicu respons segera dan tegas dari pasukan keamanan.
Bugti menyebutnya sebagai jumlah korban militan tertinggi yang tercatat dalam periode waktu sesingkat itu sejak berlangsungnya operasi kontraterorisme di Pakistan baru-baru ini.
Secara terpisah, Menteri Pertahanan Pakistan Khawaja Asif mengatakan keamanan telah sepenuhnya dipulihkan di seluruh Balochistan menyusul serangan tersebut, dan menambahkan bahwa pasukan keamanan sedang melakukan operasi pembersihan untuk menghilangkan ancaman yang tersisa. Selesai
Pewarta: Xinhua
Editor: Azis Kurmala
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

1 day ago
2






































