Komandan IRGC Ingatkan AS: Kami Lebih Siap dari Sebelumnya, Jari Sudah Berada di Pelatuk

3 hours ago 7
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online

Komandan Korps Garda Revolusi Islam (IRGC), Mayor Jenderal Mohammad Pakpour.

REPUBLIKA.CO.ID, TEHERAN -- Korps Garda Revolusi Iran (IRGC) yang pasukannya menjadi elemen penting dalam meredam kerusuhan buntut gelombang demonstrasi di Iran belakangan ini, menegaskan bahwa mereka pun dalam posisi "lebih siap dari sebelumnya, dan memposisikan jari di pelatuk". Hal itu ditegaskan Komandan IRGC Jenderal Mohammad Pakpour, Sabtu (25/1/2026) merespons ancaman dari Amerika Serikat (AS) yang diduga akan melancarkan serangan dalam waktu dekat.

Nournews, sebuah portal berita yang dekat dengan Dewan Keamanan Nasional Iran melaporkan lewat kanal Telegram mereka bahwa Pakpour mengingatkan Amerika Serikat agar menghindari kesalahan kalkulasi. Ia menegaskan, IRGC dan rakyat Iran saat berada dalam kondisi sangat siap untuk mengeksekusi instruksi dari Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei.

Pernyataan Pakpour dilontarkannya di tengah semakin merapatnya armada laut AS ke kawasan Teluk. Presiden AS sebelumnya telah berulang kali mengingatkan Teheran, dua garis merah yang tidak boleh ditabrak oleh Iran yakni membunuh para demonstran dan eksekusi massal pemerotes yang ditangkapi oleh aparat.

Trump pekan lalu mengeklaim bahwa dirinya membatalkan atau menunda menyerang Iran usai Teheran tak jadi mengeksekusi mati 800 demonstran yang ditahan. Namun, klaim Trump itu kemudian dibantah oleh Jaksa Tinggi Iran, Mohammad Movahedi, bahwa Iran tidak pernah berencana mengeksekusi mati tahanan tanpa melalui proses hukum.

Pada Kamis (22/1/2026), Trump menginformasikan Pentagon mengerahkan kapal-kapal perang mereka menuju kawasan Teluk untuk berjaga-jaga jika Ia nantinya memutuskan menyerang Iran. "Kami punya armada kapal besar menuju arah sana dan mungkin kami tidak akan menggunakannya," ujar Trump.

Read Entire Article