Jelang Ramadhan, Ekonom Ungkap Dua Cara Tekan Lonjakan Harga Pangan

1 day ago 2
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ekonom menilai kenaikan harga bahan pangan menjelang Ramadhan dan Lebaran masih bisa ditekan melalui penguatan distribusi dan peningkatan suplai. Direktur Eksekutif Indef Esther Sri Astuti mengatakan, dua langkah tersebut menjadi kunci menjaga stabilitas harga di tengah lonjakan permintaan musiman.

“Jika ingin meredam kenaikan harga bahan pangan maka harus melakukan upaya memperlancar distribusi bahan pangan dari hulu sampai konsumen, (serta) meningkatkan pasokan bahan pangan melalui peningkatan produksi dan operasi pasar,” katanya, Senin (2/2/2026).

Esther menjelaskan, harga pangan biasanya naik menjelang Ramadhan dan Lebaran karena meningkatnya permintaan konsumsi masyarakat. Di sisi lain, suplai cenderung relatif stabil karena kapasitas produksi domestik umumnya konstan dari waktu ke waktu.

Dalam kondisi tersebut, Esther menilai Harga Eceran Tertinggi (HET) perlu disesuaikan secara berkala dengan mempertimbangkan faktor musiman, termasuk Ramadhan, Lebaran, Natal, dan hari besar lainnya. Menurut dia, kebijakan stabilitas pangan kerap bersifat reaktif.

“Kebijakan stabilitas pangan kerap reaktif karena pemerintah biasanya jika menerapkan ceiling price (HET) tidak dipatuhi pedagang bahan pangan, karena biasanya HET di bawah harga pasar, sehingga biasanya direspons dengan menghilangnya bahan pangan di pasar,” ungkap Esther.

Ia menambahkan, kenaikan harga pangan berdampak langsung pada daya beli masyarakat berpendapatan rendah, yang sekitar 40-50 persen penghasilannya dialokasikan untuk kebutuhan pangan. Esther menyebut gejolak harga juga dipicu keterbatasan suplai, lonjakan permintaan, serta faktor musiman.

Menurut Esther, hingga kini inflasi masih didominasi bahan pangan dan transportasi, meski relatif terkendali. Namun ke depan terdapat tiga risiko yang perlu diwaspadai.

Pertama, meningkatnya konflik geopolitik yang berpotensi mendorong harga energi dan komoditas pangan impor seperti gandum, kedelai, dan bawang putih. Kedua, lonjakan permintaan akibat program Makan Bergizi Gratis (MBG). Ketiga, kondisi cuaca ekstrem yang dapat memicu gagal panen dan mengurangi pasokan di pasar.

Karena itu, Esther menilai langkah preventif perlu dilakukan sejak dini dengan menjaga pasokan melalui percepatan program swasembada pangan dan energi. Pemerintah juga diminta melancarkan distribusi serta menekan biaya logistik lewat perbaikan infrastruktur dan pemberian subsidi.

Adapun terkait MBG, Esther menyarankan evaluasi agar program tersebut difokuskan pada daerah dengan tingkat stunting tinggi, sehingga tekanan tambahan terhadap permintaan pangan dapat lebih terkendali.

sumber : Antara

Read Entire Article