Aomori (ANTARA) - Hujan salju parah melanda Prefektur Aomori, Jepang sehingga membuat pemerintah setempat minta bantuan Pasukan Bela Diri Jepang.
Kota Aomori mencatat ketebalan salju kurang lebih 183 cm pada 1 Februari, atau sekitar 2,7 kali lipat dari rata-rata normal. Hal ini mendorong pemerintah daerah untuk meminta bantuan dari GSDF untuk pertama kalinya sejak 2005, seperti dilaporkan oleh Kyodo News pada Senin (2/2).
Gubernur Aomori, Soichiro Miyashita, menyampaikan dalam konferensi pers darurat pada Senin bahwa prefektur tersebut sedang menghadapi risiko yang mengancam nyawa secara mendesak, mengutip adanya beberapa kematian akibat tertimpa salju dari atap dan kemungkinan bangunan runtuh akibat beban salju yang menumpuk.
Menurut pemerintah prefektur tersebut, lebih dari 90 orang mengalami luka-luka dan beberapa di antaranya tewas setelah diduga terjatuh dari atap saat sedang membersihkan tumpukan salju.
Sehubungan dengan pelaksanaan pemilihan umum yang dijadwalkan digelar pada Minggu (8/2) mendatang, banyak warga mengkhawatirkan bahwa situasi bersalju yang terus berlanjut dan kondisi jalan yang buruk dapat menghambat akses ke tempat pemungutan suara.
Pewarta: Xinhua
Editor: Santoso
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

1 day ago
2






































