Kabul (ANTARA) - Afghanistan meluncurkan kampanye vaksinasi polio pertamanya di 2026 pada Senin (2/2), yang bertujuan melindungi lebih dari 7,3 juta anak di bawah usia 5 tahun dari virus polio, ungkap Kementerian Kesehatan Masyarakat Afghanistan.
Menurut Juru Bicara Kementerian Kesehatan Masyarakat Afghanistan Sharafat Zaman Amarkhil, kampanye vaksinasi selama empat hari yang dijadwalkan pada Senin hingga Kamis (5/2) tersebut akan memberikan vaksin polio tetes kepada anak-anak di 18 dari 34 provinsi di negara tersebut.
Dalam sebuah pernyataan publik, Amarkhil menyerukan kepada para tokoh masyarakat, ulama, dan orang tua untuk bekerja sama sepenuhnya dengan petugas kesehatan guna memastikan keberhasilan kampanye tersebut.
Sejak Januari 2026, belum ada kasus polio yang dilaporkan di Afghanistan. Namun, sedikitnya sembilan kasus dilaporkan pada 2025. Meski demikian, pemerintah terus berupaya untuk memberantas penyakit yang menyebabkan kelumpuhan tersebut di negara yang sebelumnya dilanda konflik itu.
Afghanistan dan negara tetangganya, Pakistan, tetap menjadi salah satu dari segelintir negara di dunia yang belum sepenuhnya bebas dari penularan virus polio liar (wild poliovirus).
Pewarta: Xinhua
Editor: Benardy Ferdiansyah
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

1 day ago
2






































