Kuala Lumpur (ANTARA) - Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim meluncurkan program Visit Malaysia Year 2026 di kawasan Bukit Bintang, Kuala Lumpur, Sabtu (3/1) malam.
Peluncuran yang diberi tajuk "Innovative Lighting Infrastructure Towards Eco-Elegance & Urbanization (I Lite U)" itu menandai upaya pemerintah Malaysia menjadikan negara itu sebagai salah satu destinasi wisata utama dunia tahun ini.
Dalam sambutannya, Anwar menyatakan industri pariwisata dapat berkembang karena kondisi negara yang aman dan harmonis.
"Ini karena semua kaum dari berbagai negeri hadir di sini, dan kita melihat seluruh budaya hidup berdampingan. Inilah yang harus kita pertahankan," katanya.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada jajaran menteri serta kolega atas dukungan terhadap program pariwisata tersebut.
Peluncuran I Lite U dimeriahkan parade budaya Malaysia yang melibatkan berbagai unsur aparatur pemerintahan, disertai pertunjukan pencahayaan kota untuk menonjolkan keindahan kehidupan malam Kuala Lumpur.
Acara itu juga dihadiri oleh aktris kenamaan Malaysia, Michelle Yeoh, perempuan Asia pertama peraih Piala Oscar, yang disambut ribuan warga Bukit Bintang.
Untuk mendukung Visit Malaysia Year 2026, Dewan Bandaraya Kuala Lumpur (DBKL) mencanangkan program kebersihan kota dengan menerapkan sanksi denda hingga 2.000 ringgit (sekitar Rp824.000) mulai 1 Januari 2026.
Sanksi tersebut berlaku bagi warga maupun wisatawan yang kedapatan membuang sampah atau meludah sembarangan di wilayah Kuala Lumpur.
Baca juga: Situasi politik Malaysia kian menghangat di awal tahun 2026
Baca juga: KJRI Penang perjuangkan hak dua PMI yang tak dibayar penuh di Malaysia
Pewarta: Rangga Pandu Asmara Jingga
Editor: Anton Santoso
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

3 days ago
11



































