Nova Arianto akui penampilan timnas U-17 jauh dari harapan.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA, – Timnas U-17 Indonesia harus menelan kekalahan telak 0-7 dari timnas China dalam laga uji coba di Indomilk Arena, Kabupaten Tangerang, Banten, pada Minggu (tanggal). Pelatih Nova Arianto mengakui bahwa penampilan timnya dalam pertandingan tersebut masih jauh dari harapan.
Nova menyatakan bahwa kekalahan ini menunjukkan bahwa persiapan tim belum mencapai ekspektasi yang diharapkan. Pertandingan ini merupakan laga internasional pertama bagi skuad baru timnas U-17 Indonesia, yang mana hanya menyisakan Mierza Firjatullah sebagai pemain yang pernah tampil di Piala Dunia U-17 2025. "Yang pasti pertama secara ekspektasi pastinya jauh dari harapan kami," ujar Nova dalam konferensi pers pasca pertandingan.
Pada pertandingan tersebut, tim China unggul berkat dua gol dari Zhao Songyuan dan Shuai Weihao, serta masing-masing satu gol dari Wang Heyi, Zhang Bolin, dan Ailikamu Yilihong. Nova menambahkan bahwa meskipun hasilnya mengecewakan, pengalaman dari pertandingan ini penting bagi para pemain untuk belajar dan berkembang.
Tim Garuda United U-18, yang menjadi basis timnas U-17, sebelumnya tampil gemilang di kompetisi Elite Pro Academy (EPA) U-18 musim ini dengan memuncaki klasemen. Namun, Nova menekankan bahwa level permainan di EPA dan pertandingan internasional sangat berbeda, sehingga tim membutuhkan lebih banyak pertandingan internasional sebelum berlaga di Piala Asia U-17 2026. "Kalau saya bicara masalah level, memang kita masih jauh untuk bersaing di Asia," tambahnya.
Indonesia direncanakan akan kembali menghadapi China dalam laga uji coba kedua pada Rabu (11/2) mendatang di lokasi yang sama. Konten ini diolah dengan bantuan AI.
sumber : antara

4 hours ago
2







































