Hangzhou (ANTARA) - Keluarga model kecerdasan buatan (AI) Qwen milik Alibaba mencatat 700 juta unduhan di platform AI kolaboratif Hugging Face hingga Januari, menjadikannya sebagai sistem AI sumber terbuka (open source) paling populer di dunia, menurut tim Qwen.
Data dari Hugging Face menunjukkan bahwa Qwen telah melampaui Llama milik Meta dalam hal unduhan kumulatif per Oktober 2025.
Pada Desember, jumlah unduhan bulanan Qwen melampaui total gabungan dari delapan model terpopuler berikutnya, yakni Meta, DeepSeek, OpenAI, Mistral, Nvidia, Zhipu.AI, Moonshot, dan MiniMax.
Alibaba meluncurkan model-model Qwen pada 2023, menjadi perusahaan teknologi besar China pertama yang merilis model bahasa besar (large language model/LLM) buatan dalam negeri ke publik.
Keluarga Qwen mencakup tugas teks dan multimodal, serta mendukung 119 bahasa dan dialek regional.
Hingga saat ini, Alibaba telah merilis hampir 400 model sumber terbuka dalam lini produk Qwen-nya dan menghasilkan lebih dari 180.000 versi turunan.
Jumlah ini mengukuhkan keluarga Qwen sebagai LLM terbuka paling produktif di dunia, menurut tim Qwen.
Tim tersebut menyatakan bahwa sejak paruh kedua tahun lalu, laju pertumbuhan unduhan global Qwen telah menempati peringkat pertama di antara lima vendor model open-source utama.
"Target utama kami tetap untuk terus mendorong batas performa LLM sembari tetap berkomitmen pada keterbukaan open-source, sehingga AI dapat benar-benar membantu lebih banyak orang di seluruh dunia," kata seorang peneliti tim Qwen kepada Xinhua.
Pewarta: Xinhua
Editor: Yuni Arisandy Sinaga
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

1 day ago
1




































