Batang (ANTARA) - Palang Merah Indonesia Kabupaten Batang, Jawa Tengah, menghimpun dana Rp1,70 miliar dari target Rp1,77 miliar selama pelaksanaan Bulan Dana PMI yang berlangsung mulai 21 Agustus 2025 hingga 21 Desember 2025.
Ketua Palang Merah Indonesia Kabupaten Batang Achmad Taufiq di Batang, Selasa, mengatakan bahwa pencapaian Bulan Dana PMI 2025 ini merupakan hasil kerja keras panitia dan dukungan berbagai pihak mulai dari masyarakat, dunia usaha, pelajar, hingga unsur pemerintah dan TNI-Polri.
"Dengan semangat kebersamaan, kerja keras, dan keikhlasan panitia, serta seluruh pihak terkait, alhamdulillah Bulan Dana PMI 2025 dapat menghimpun dana Rp1,70 miliar atau 96 persen dari target," katanya.
Menurut dia, belum tercapainya target secara penuh ini dipengaruhi oleh menurunnya potensi penyumbang di sejumlah sektor seperti aparatur sipil negara yang mengalami mutasi dan pensiun, serta sektor pelayanan masyarakat yang terdampak perubahan sistem layanan dari tatap muka ke daring.
Perubahan sistem pelayanan menjadi daring, kata dia, berdampak pada pemungutan di sektor pelayanan masyarakat menjadi lebih sulit.
Menurut dia, ada beberapa sektor yang perlu mendapat perhatian khusus dalam pelaksanaan Bulan Dana PMI 2025 seperti sektor pedesaan dan kelurahan, pelayanan masyarakat di organisasi perangkat daerah (OPD) dan instansi vertikal, serta sektor pelajar.
"Meski pelaksanaan Bulan Dana PMI 2025 yang berlangsung sejak 21 Agustus 2025 hingga 21 Desember 2025 dihadapkan pada berbagai kesibukan dan agenda masyarakat, proses penghimpunan dana tetap berjalan lancar," katanya.
Ia mengatakan sesuai ketentuan, 10 persen dana PMI ini akan disetorkan ke PMI Provinsi Jawa Tengah sebagai Sumbangan Wajib Bulan Dana (SWBD) sedang 90 persen dialokasikan untuk program-program PMI daerah melalui musyawarah kerja.
"Untuk bantuan bencana yang sudah disalurkan seperti membantu korban bencana di Sumatera, Cilacap, dan Banjarnegara. Itu menggunakan dana kas tahun sebelumnya sedang dana Bulan Dana 2025 masih utuh," katanya.
Ia menambahkan selama 2025, pihaknya telah menjalankan berbagai program kemanusiaan seperti rehabilitasi 33 rumah tidak layak huni (RTLH) yang tersebar di wilayah 15 kecamatan yang masing menerima Rp15 juta dan bantuan kemanusiaan.
Baca juga: PMI Batang-Safari Beach giatkan gerakan wisatawan peduli sesama
Baca juga: PMI Batang targetkan himpun Rp1,6 miliar pada Bulan Dana Kemanusiaan
Baca juga: PMI Batang sediakan 300 paket sembako untuk pendonor
Pewarta: Kutnadi
Editor: Biqwanto Situmorang
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.





































