KBRI Phnom Penh: Tidak ada WNI terindikasi korban TPPO

23 hours ago 2
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online

Jakarta (ANTARA) - Duta Besar RI untuk Kamboja Santo Darmosumarto mengatakan tidak ada warga negara Indonesia (WNI) yang terindikasi menjadi korban tindak pidana perdagangan orang (TPPO) dari total sekitar 1.726 WNI yang melapor ke KBRI.

"Berdasarkan early assessment dari KBRI, tidak ada WNI yang terindikasi sebagai korban TPPO. Tidak ada yang menunjukkan tanda-tanda kekerasan fisik," kata Dubes Santo dalam konferensi pers daring yang diadakan oleh Kementerian Luar Negeri RI di Jakarta, Kamis.

Dubes Santo mengatakan bahwa sejak 16-21 Januari, tercatat ada 1.726 WNI yang datang ke KBRI Phnom Penh untuk menyampaikan laporan bahwa mereka baru saja keluar dari sindikat penipuan daring (online scam) di berbagai tempat di Kamboja.

Dari 1.726 WNI tersebut, KBRI melakukan penilaian awal terhadap kondisi para WNI tersebut dan mencatat bahwa tidak ada yang terindikasi menjadi korban tindak pidana perdagangan orang (TPPO).

Di antara mereka juga tidak ada yang menunjukkan tanda-tanda bahwa mereka mengalami kekerasan fisik.

Kondisi fisik sebagian besar WNI tersebut dalam keadaan aman dan sehat. Namun, karena perjalanan panjang menuju KBRI, terdapat di antara mereka yang mengalami kelelahan, stres dan trauma.

"Tentunya, karena perjalanan panjang, ada yang stres, ada yang letih, dan ada yang trauma. Tapi, setiap orang itu traumanya bisa dengan berbagai macam alasannya," kata dia.

Bagi WNI yang sakit, termasuk yang mengalami pingsan dan dehidrasi, KBRI telah membawa mereka ke pusat layanan kesehatan untuk diberikan pengobatan.

Kemudian, para WNI yang melapor ke KBRI sepanjang 16-21 Januari tersebut, saat ini telah diarahkan untuk mencari penginapan di berbagai guesthouse di sekitar Phnom Penh.

"Mereka semua sudah menuju ke guesthouse-guesthouse (di sekitar Phnom Penh)," kata Dubes Santo.

Bagi WNI yang tidak memiliki dana untuk menyewa guesthouse, KBRI telah mengupayakan penampungan sementara beserta keperluan logistik yang dibutuhkan.

Baca juga: KBRI Phnom Penh perkuat penanganan WNI terindikasi korban TPPO

Baca juga: Melonjak, 1.440 WNI korban 'scam' datangi KBRI Phnom Penh dalam 5 hari

Pewarta: Katriana
Editor: Primayanti
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article