HSBC proyeksikan BI pangkas suku bunga 75 bps selama 2026

5 hours ago 1
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online
Perkiraan kami, kita dapat melihat tiga pemangkasan suku bunga (BI) lagi, pada dasarnya berjumlah 75 basis poin hingga tahun 2026

Jakarta (ANTARA) - Managing Director, Chief India Economist and Macro Strategist, ASEAN Economist HSBC Global Pranjul Bhandari memproyeksikan Bank Indonesia (BI) memangkas suku bunga acuannya sebesar 75 basis poin (bps) sepanjang tahun 2026.

Ia memproyeksikan BI memangkas suku bunga acuannya secara bertahap yaitu sebanyak tiga kali, masing-masing pada kuartal I, kuartal II, serta kuartal III-2026.

“Perkiraan kami, kita dapat melihat tiga pemangkasan suku bunga (BI) lagi, pada dasarnya berjumlah 75 basis poin hingga tahun 2026 seiring berjalannya tahun,” ujar Pranjul dalam acara bertajuk “Outlook Makro Ekonomi dan Prospek Investasi Indonesia 2026” di Jakarta, Senin.

Ia mengatakan Indonesia saat ini masih banyak memiliki ruang dalam kebijakan moneter dibandingkan kebijakan fiskal, sebagai upaya menstimulasi pertumbuhan ekonomi, di antaranya melalui pemangkasan suku bunga acuan.

“Indonesia adalah salah satu negara yang memiliki kesempatan untuk melakukan lebih banyak pelonggaran kebijakan moneter, pemotongan suku bunga saat ini, daripada melakukan lebih banyak pelonggaran fiskal saat ini,” ujar Pranjul.

Seiring dengan itu, Ia menilai bank sentral perlu cermat dalam melihat peluang untuk melakukan pemangkasan, salah satu momen yang tepat yaitu pada saat indeks dolar Amerika Serikat (AS) mengalami pelemahan.

“Bank Indonesia harus sangat oportunistik dan mencari peluang ketika indeks dolar (AS) secara sedikit melemah, sehingga mata uang pasar negara berkembang terlihat relatif kuat, dan memanfaatkan peluang tersebut untuk memangkas suku bunga selama periode waktu tersebut,” ujar Pranjul.

Terkait kebijakan fiskal, Ia menilai menstimulasi pertumbuhan melalui kebijakan fiskal cukup riskan untuk saat ini bagi Indonesia, seiring dengan defisit fiskal yang mencapai 2,9 persen Produk Domestik Bruto (PDB) pada Desember 2025.

Di sisi lain, menurutnya, melebarnya defisit fiskal tersebut tidak perlu dikhawatirkan seiring dengan peluang pemulihan perekonomian secara global pada tahun 2026.

“Menurut saya, pemerintah sebenarnya tidak perlu mengkhawatirkan hal itu (defisit), dan tetap dapat melanjutkan banyak pengeluaran, terutama dalam skema makan gratis dan skema kesejahteraan sosial, hanya karena menurut saya pendapatan pajak akan sedikit lebih baik tahun ini,” ujar Pranjul.

Dalam kesempatan ini, Ia menegaskan bahwa Indonesia masih cukup besar memiliki ruang dalam hal kebijakan moneter, dibandingkan ruang dalam kebijakan fiskal.

“Tetapi secara umum, jika saya menggabungkan keduanya, menurut saya ruangnya jauh lebih besar dalam pelonggaran kebijakan moneter daripada dalam kebijakan fiskal saat ini,” ujar Pranjul.

Baca juga: HSBC: Ketidakpastian tarif mereda, ASEAN jadi fokus perdagangan RI

Baca juga: HSBC Indonesia luncurkan skema kredit berbasis ESG bagi usaha menengah

Baca juga: HSBC: Perusahaan di Indonesia sedang transformasi menuju otomatisasi

Pewarta: Muhammad Heriyanto
Editor: Agus Salim
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article