Hong Kong (ANTARA) - Dari cip buatan lokal pertama hingga lonjakan pesat dalam peringkat inovasi global, Hong Kong mempercepat peralihannya menuju inovasi dan teknologi selama setahun terakhir.
Langkah tersebut menempatkan sektor inovasi dan teknologi sebagai mesin pertumbuhan baru yang krusial di samping pilar-pilar ekonomi tradisional Hong Kong.
Pada November 2025, Hong Kong meluncurkan cip Lion Rock, prosesor manajemen pusat data pertama di dunia yang dibangun berdasarkan arsitektur sumber terbuka (open-source) RISC-V.
Dinamai sesuai dengan gunung ikonis kota tersebut, cip itu dikembangkan oleh Full Vision Capital, sebuah firma investasi Hong Kong, menandai tonggak penting dalam ambisi semikonduktor kota itu.
Cip Lion Rock diproduksi oleh StarFive Technology, di mana pemegang saham pendirinya, Full Vision Capital, mulai mendukung arsitektur RISC-V dan StarFive tujuh tahun lalu. Pada saat itu, teknologi berstandar terbuka ini hanya memiliki sedikit pendukung serius.
Langkah awal tersebut memberikan StarFive keunggulan sebagai pelopor, tetapi pengembangan cip masih merupakan upaya yang sangat kompleks secara teknis dan sama sekali tidak mudah.
"Desain dan manufaktur cip ini melibatkan pembagian kerja yang rumit, dan kesalahan sekecil apa pun dapat menyebabkan cacat yang fatal," kata CEO StarFive Technology Xu Tao.
Meski menghadapi berbagai tantangan ini, perusahaan tersebut berhasil melakukan proses tahap akhir desain cip (tape-out), sebuah pencapaian, yang menurut Xu, terwujud berkat pengendalian mutu (quality control) yang ketat dan integrasi tim yang erat.
Alan Chan, mitra pelaksana Full Vision Capital, mengatakan bahwa pencapaian tersebut mencerminkan warisan budaya Hong Kong.
"Semangat 'Lion Rock' yang tangguh dari para inovator teknologi Hong Kong merupakan kekuatan pendorong yang kokoh di balik sektor inovasi dan teknologi," ujar Chan, seraya menyoroti etos kerja yang pragmatis dan gigih di komunitas perusahaan rintisan (startup) lokal.
Xu menekankan bahwa Hong Kong memiliki beberapa keunggulan mendasar untuk pengembangan cip.
"Desain cip, yang merupakan bidang padat modal dan padat pengetahuan, secara alami sejalan dengan status kota ini sebagai pusat pendidikan dan keuangan internasional yang mampu menopang pendanaan jangka panjang untuk penelitian dan pengembangan (litbang)," tutur Xu.
Chan menambahkan bahwa sistem hukum umum kota itu, lingkungan pajak yang rendah, dan perlindungan hak kekayaan intelektual yang kuat telah berpadu untuk menyediakan stabilitas yang diperlukan bagi inovasi jangka panjang dan berisiko tinggi.
Didukung oleh investasi pemerintah yang lebih kuat dan upaya untuk menarik perusahaan, ekosistem inovasi dan teknologi Hong Kong berkembang pesat dalam beberapa tahun terakhir.
Data resmi menunjukkan bahwa pengeluaran domestik Hong Kong untuk litbang meningkat 8,4 persen secara tahunan (yea- on-year/yoy) menjadi 35,77 miliar dolar Hong Kong (1 dolar Hong Kong = Rp2.159) pada 2024, dengan rasio terhadap produk domestik bruto (PDB) naik menjadi 1,13 persen.
Dorongan kebijakan tersebut membuahkan hasil. Klaster inovasi Shenzhen-Hong Kong-Guangzhou menduduki peringkat teratas daftar global untuk pertama kalinya tahun lalu, sementara Kawasan Hetao Hong Kong (Hetao Hong Kong Park), kawasan teknologi intensif, resmi diluncurkan pada Desember, dan telah mengamankan kontrak penyewaan dengan lebih dari 60 perusahaan.
Aktivitas inovasi dan teknologi yang terus berkembang di kota itu sejalan dengan dorongan lebih luas dari China untuk mencapai kemandirian yang lebih besar serta kekuatan teknologi dan ilmiah.
Menurut rekomendasi untuk merumuskan Rencana Lima Tahun ke-15 (2026-2030), Hong Kong akan mendapatkan dukungan untuk mengembangkan diri menjadi pusat inovasi dan teknologi internasional.
Selain itu, konferensi kerja ekonomi pusat yang digelar pada Desember secara tegas mencantumkan pembangunan pusat inovasi teknologi internasional di Kawasan Teluk Besar (Greater Bay Area/GBA) Guangdong-Hong Kong-Makau sebagai salah satu prioritas pada 2026.
Otoritas setempat sudah bergerak sejalan dengan kebijakan nasional.
Kepala Eksekutif Daerah Administratif Khusus (Special Administrative Region/SAR) Hong Kong, John Lee, mengumumkan serangkaian langkah yang dirancang untuk mendorong pertumbuhan ekonomi melalui teknologi, termasuk peluncuran dana khusus yang berorientasi pada industri inovasi dan teknologi pada 2026 dan 2027, serta komitmen untuk mempercepat pembangunan Kawasan Hetao Hong Kong.
Dengan 2026 menandai dimulainya Rencana Lima Tahun ke-15 China, Hong Kong siap mengawali tahun ini dengan ambisi inovasi dan teknologi yang lebih besar.
Hong Kong akan menyelaraskan diri secara lebih proaktif dengan strategi pembangunan nasional, ungkap Paul Chan, Sekretaris Keuangan Pemerintah SAR Hong Kong.
Chan pun menyoroti keuangan, inovasi dan teknologi, serta perdagangan sebagai tiga mesin pertumbuhan penting bagi Hong Kong pada 2026.
Pewarta: Xinhua
Editor: Yuni Arisandy Sinaga
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

7 hours ago
1




































