Ekonom: Pembalikan tren pelemahan rupiah terbuka dengan tiga syarat

3 days ago 10
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online

Jakarta (ANTARA) - Kepala Ekonom Permata Bank Josua Pardede mengatakan peluang pembalikan tren pelemahan nilai tukar rupiah dalam jangka pendek hingga menengah tetap terbuka namun bergantung pada pemenuhan tiga syarat utama.

Pertama, tekanan global mereda, misalnya suku bunga Amerika Serikat (AS) tidak kembali meningkat atau dolar melemah. Kedua, kepercayaan domestik membaik melalui kejelasan langkah fiskal dan komunikasi kebijakan yang meyakinkan.

Ketiga, arus dana kembali masuk secara lebih stabil, kata Josua saat dihubungi ANTARA di Jakarta, Selasa.

Ia mengingatkan bahwa saat ini pasar menilai risiko rupiah cenderung ke arah melemah dan bahkan ada prediksi potensi bergerak melewati Rp17.000 per dolar AS bila sentimen tidak membaik. Sedangkan faktor musiman, seperti mendekati periode Ramadhan dan musim pembagian dividen, juga berpotensi menambah permintaan dolar.

“Karena itu, mitigasi bank sentral tidak cukup hanya mengandalkan langkah stabilisasi rutin di pasar valuta,” kata Josua.

Menurut dia, upaya intervensi tetap penting dilakukan untuk mencegah pelemahan yang terlalu cepat dan menjaga kepercayaan pasar, apalagi bank sentral dinilai sudah terlihat lebih aktif menahan pelemahan mendekati Rp17.000 per dolar AS, termasuk lewat penguatan komunikasi.

Tetapi, jelas Josua, akar masalahnya adalah premi risiko dan keyakinan pasar, sehingga BI perlu menjaga likuiditas rupiah agar pasar tidak panik, memastikan instrumen pengelolaan likuiditas mendukung stabilitas, memperkuat pasokan valas melalui koordinasi kebijakan devisa dan pengelolaan arus modal, serta yang paling krusial, mempertegas komitmen disiplin fiskal dan independensi pengambilan keputusan moneter agar persepsi risiko turun.

Secara umum, ia mencatat bahwa pelemahan rupiah yang kian mendekati Rp17.000 per dolar AS belakangan ini dibaca pelaku pasar sebagai gabungan sentimen global dan domestik.

“Dalam dua hari terakhir saja, rupiah sempat bergerak di kisaran 16.923 per dolar AS lalu menembus rekor terlemah sekitar 16.988 per dolar AS, sehingga level 17.000 menjadi jangkar psikologis yang sangat diperhatikan pasar,” katanya.

Dari sisi global, arah dolar dan suku bunga AS masih menjadi penentu utama karena memengaruhi arus dana ke negara berkembang, termasuk Indonesia.

“Ada fase ketika dolar melemah tipis, tetapi pasar tetap berhati-hati menunggu data ekonomi AS dan dinamika kebijakan AS yang meningkatkan ketidakpastian, sehingga permintaan safe haven asset mudah muncul lagi saat sentimen memburuk,” kata Josua menjelaskan.

Sementara itu, dari sisi faktor domestik, terdapat kekhawatiran pasar terhadap risiko pelebaran defisit dan kebutuhan pembiayaan program pemerintah, ditambah kekhawatiran soal persepsi independensi bank sentral setelah muncul isu penunjukan figur dekat kekuasaan ke jajaran bank sentral.

Kombinasi itu menaikkan premi risiko Indonesia, tercermin dari imbal hasil obligasi pemerintah 10 tahun yang naik sekitar 25 basis poin (bps) ke level 6,32 persen.

“Apakah ini alarm yang mengkhawatirkan? Secara arah, pasar memang sedang memberi sinyal kewaspadaan karena pelemahan nilai tukar yang disertai kenaikan imbal hasil menunjukkan ada unsur kekhawatiran kepercayaan, bukan sekadar faktor musiman,” ujar Josua.

Namun di sisi lain, ia juga mengingatkan bahwa hal itu belum automatis disebut krisis, karena fondasi makroekonomi Indonesia cenderung memiliki resiliensi di mana inflasi relatif terkendali dan cadangan devisa pada 2025 tercatat tinggi, sehingga daya tahan untuk meredam gejolak masih ada.

“Yang perlu dicermati justru kualitas respons kebijakan dan konsistensi stance kebijakan fiskal. Jadi jika pasar melihat arah kebijakan jelas dan disiplin terjaga, tekanan kurs biasanya lebih cepat mereda,” kata Josua.

Pewarta: Rizka Khaerunnisa
Editor: Virna P Setyorini
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article