Jakarta (ANTARA) - PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk berkomitmen untuk terus bertransformasi menjadi bank yang modern seiring memasuki usia 76 tahun, tidak hanya berfokus pada pembiayaan perumahan tetapi juga layanan berbasis gaya hidup untuk memperkuat bisnis beyond mortgage.
Menurut perseroan, salah satu wujud transformasi tersebut adalah kehadiran aplikasi Bale by BTN yang dirancang untuk menunjang kebutuhan transaksi generasi muda, khususnya milenial dan Gen Z.
Direktur Utama BTN Nixon LP Napitupulu dalam keterangannya di Jakarta, Selasa, mengatakan bahwa Bale by BTN dirancang untuk memberikan kemudahan akses perbankan yang lebih inklusif dan terintegrasi.
“Transformasi digital menjadi kunci agar BTN tetap relevan dengan kebutuhan masyarakat. Layanan harus semakin mudah, cepat, dan dapat diakses oleh semua lapisan, menuju visi Mitra Utama Pemberdayaan Finansial Keluarga Indonesia,” jelas Nixon.
Baca juga: BTN ingin jaga biaya dana tetap rendah sepanjang paruh pertama 2026
Sejak diluncurkan pada 9 Februari 2025, jumlah pengguna Bale by BTN telah mencapai 3,7 juta akun. Peningkatan ini turut mendongkrak volume transaksi Bale by BTN yang melonjak 79,2 persen (year on year/yoy) menjadi 2,2 miliar transaksi, dengan nilai transaksi menembus Rp103,6 triliun per akhir 2025.
Saldo pengguna Bale by BTN juga terus meningkat, tercermin dari kontribusi sebesar Rp22,8 triliun terhadap dana pihak ketiga (DPK) BTN hingga akhir 2025 atau tumbuh 15,3 persen (yoy).
Perseroan juga terus mengakselerasi digitalisasi melalui kehadiran BTN Digital Store di sejumlah kota besar, seperti Jabodetabek, Surabaya, Bandung, dan Semarang. Hingga saat ini, sebanyak 24 BTN Digital Store telah beroperasi di seluruh Indonesia.
Kantor cabang digital ini menggantikan fungsi teller dan customer service konvensional dengan sistem berbasis digital dan kecerdasan buatan (AI).
Baca juga: BTN indikasikan rasio dividen lebih tinggi ke kisaran 25-30 persen
Nasabah dapat membuka rekening hanya dalam waktu 3-5 menit melalui pemindaian KTP yang terintegrasi dengan data Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil).
Adapun hingga kini, BTN telah menyalurkan KPR kepada sekitar 5,8 juta keluarga di seluruh Indonesia. Menurut perseroan, capaian ini menegaskan posisi BTN sebagai motor penggerak kepemilikan rumah, khususnya bagi masyarakat menengah ke bawah.
Dari sisi kinerja, BTN mencatatkan pertumbuhan signifikan. Total aset perseroan menembus Rp527,8 triliun, tumbuh 12,4 persen (yoy) pada 2025. Capaian ini, menurut perseroan, mencerminkan tingkat kepercayaan masyarakat sekaligus hasil transformasi yang dijalankan secara konsisten.
Baca juga: BTN nilai outlook kredit RI yang negatif berisiko naikkan biaya utang
Pewarta: Rizka Khaerunnisa
Editor: Abdul Hakim Muhiddin
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.








































