BI: Ada ruang penurunan BI-Rate pada 2026, namun tetap data dependent

2 days ago 7
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online

Jakarta (ANTARA) - Bank Indonesia (BI) menyatakan masih memiliki ruang penurunan suku bunga acuan (BI-Rate) pada tahun ini, namun keputusan tersebut tetap bergantung pada data ekonomi terkini yang terus dievaluasi atau data dependent.

“Kalau ditanya, BI masih punya ruang nggak untuk turunkan suku bunga? Ada. Dan itu kan sebenarnya data dependent,” kata Deputi Gubernur Senior BI Destry Damayanti dalam acara Outlook Ekonomi 2026 di Jakarta, Selasa.

Ia menjelaskan, bank sentral Indonesia juga akan mempertimbangkan tingkat kecepatan transmisi bunga acuan sebelum mengambil keputusan pemangkasan lanjutan.

Pada tahun lalu, penurunan BI-Rate secara total mencapai 125 basis poin (bps). Namun, catat Destry, transmisi penurunan BI-Rate ke suku bunga kredit perbankan masih berjalan lambat atau belum tampak signifikan.

Baca juga: BI luncurkan Laporan Perekonomian Indonesia Tahun 2025

“Berarti ini ada masalah, di banknya ada yang mampet di mana. Kami tentunya berharap nanti ini menjadi juga satu masukan buat tim debottlenecking-nya di Kementerian Keuangan. Karena sebenarnya likuiditas ada, bank punya likuiditas,” kata Destry.

Ia memandang, kinerja kredit perbankan mulai mengalami turning point di mana pertumbuhannya berada di atas 9 persen. Kinerja yang positif ini, menurutnya, harus terus dijaga agar tumbuh berkelanjutan.

Sesuai amanat undang-undang, jelas Destry, bank sentral Indonesia memiliki mandat untuk mendorong pertumbuhan ekonomi di samping tetap menjaga stabilitas rupiah, sistem keuangan, dan sistem pembayaran.

Namun, ia mengingatkan bahwa dorongan untuk pertumbuhan ekonomi tidak bisa hanya dibebankan pada suku bunga. Oleh sebab itu, BI memperkuat bauran kebijakan lainnya termasuk kebijakan makroprudensial melalui penurunan giro wajib minimum (GWM).

Baca juga: LPS targetkan penurunan porsi nominal simpanan berbunga di atas TBP

Destry memandang bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia masih bergerak di bawah level potensialnya. Dalam hal ini, pergerakan ekonomi belum mendorong terjadinya inflasi yang berlebihan.

“Poinnya adalah, kalau memang kondisinya sudah memungkinkan dengan inflasi yang rendah, stabilitas di domestik khususnya rupiah sudah lebih manageable, ya kenapa tidak (untuk turunkan suku bunga)? Karena kami masih melihat room itu masih ada. Tapi sebelum itu kita lihat dengan yakin, tentu yang akan kami optimalkan adalah kebijakan-kebijakan kami lainnya,” kata Destry.

Pewarta: Rizka Khaerunnisa
Editor: Zaenal Abidin
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article