Kuala Lumpur (ANTARA) - Fase terbaru pencarian bangkai pesawat Malaysia Airlines MH370 di dasar laut Samudra Hindia Selatan telah mencapai cakupan area pencarian yang luas, meskipun hingga saat ini belum ada penemuan signifikan atau temuan konklusif, demikian dilaporkan media lokal.
Operasi pencarian yang dilakukan dengan kapal Armada 8605 itu mencakup area seluas sekitar 7.236,40 km persegi per 15 Januari, lapor kantor berita nasional Malaysia, Bernama, pada Selasa (20/1), mengutip Laporan Kemajuan Operasi Pencarian MH370 (6-15 Januari) yang dirilis oleh Asosiasi Keluarga Penumpang dan Awak Pesawat MH370 (MH370 Families).
Bernama menyebutkan bahwa pencarian dilakukan di sektor Samudra Hindia Selatan dari busur ke-7 dan menggunakan hingga tiga kendaraan bawah air otonomos Hugin, dengan aktivitas sebagian besar berjalan tanpa jeda antara 6 Januari hingga 14 Januari.
Kondisi cuaca yang mendukung upaya pencarian berkelanjutan berlanjut hingga 14 Januari, sebelum operasi dihentikan pada 15 Januari akibat cuaca buruk.
"Operasi tersebut terus berlanjut secara sistematis di dalam area pencarian yang telah ditentukan, dengan hasil lebih lanjut bergantung pada kelanjutan survei dan kondisi operasional yang kondusif," imbuh Bernama.
Pemerintah Malaysia menandatangani perjanjian dengan Ocean Infinity yang berbasis di Inggris untuk melanjutkan pencarian pesawat yang hilang tersebut.
Hilangnya MH370 merupakan kecelakaan tragis yang terjadi pada 8 Maret 2014, ketika pesawat yang sedang melakukan penerbangan dari Kuala Lumpur menuju Beijing di China itu menghilang dari layar radar dengan 239 orang di dalamnya.
Pewarta: Xinhua
Editor: Hanni Sofia
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

1 day ago
6






































